KEDIRI (RadarJatim.id) — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Februari 2026, progres pengerjaan sasaran fisik telah mencapai sekitar 60 persen.
Komandan Kodim 0809/Kediri sekaligus Komandan Satuan Tugas TMMD ke-127, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, turun langsung ke lapangan untuk meninjau jalannya kegiatan, Senin (16/2/2026). Didampingi jajaran perwira Satgas TMMD, Dhavid meninjau sejumlah titik sasaran dengan mengendarai sepeda motor trail guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh sasaran, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Dhavid kepada wartawan.
TMMD ke-127 merupakan program terpadu yang dilaksanakan melalui sinergi antara Tentara Nasional Indonesia, pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat setempat. Program ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Dhavid menjelaskan, sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan jalan desa sepanjang kurang lebih 1.657 meter, rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 20 unit MCK, pengecatan empat sekolah, serta pembangunan sarana ibadah. Selain itu, dilakukan pula pembangunan sumur bor untuk pertanian dan air bersih, serta penanaman 1.000 pohon sebagai upaya penghijauan.
“TMMD ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran dan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan nonfisik,” ujarnya.
Kegiatan nonfisik yang dimaksud antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan bagi warga, serta berbagai edukasi sosial yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD).
Sementara itu, Kepala Desa Gadungan, Dari Purwanto, menyebut, program TMMD sangat membantu desanya, khususnya dalam membuka akses wilayah yang selama ini tergolong sulit dijangkau.
“Di Desa Gadungan ada dua dusun yang cukup terisolir. Dengan pembangunan jalan ini, mobilitas warga menjadi lebih lancar dan hasil pertanian bisa lebih cepat dibawa ke kota,” paparnya.
Ia menambahkan, Desa Gadungan memiliki sekitar 18.000 jiwa penduduk yang tersebar di tujuh dusun. Dengan adanya TMMD, menurutnya, semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat semakin terasa.
“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga kebersamaan dan kepedulian. Kami berharap seluruh hasil TMMD ini bisa dijaga dan dimanfaatkan untuk kemajuan desa ke depan,” kata Dari Purwanto.
TMMD ke-127 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak 12 Februari 2026, dan ditargetkan rampung pada 11 Maret 2026 mendatang. (rul)







