GRESIK (RadarJatim.id) — Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sidayu diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya di tengah masyarakat. Peran strategis itu, di antaranya sebagai benteng umat dalam menjaga masyarakat dari masuk dan berkembangnya faham-faham yang tidak sesuai dengan ajaran Islam maupun ketentuan perundang-undangan.
Pentingnya peran tersebut ditegaskan dalam acara pengukuhan pengurus MUI Kecamatan Sidayu masa khidmah 2025-2030 yang digelar di Pendopo Kecamatan Sidayu, Rabu (21/1/2026).
Pengurus MUI Sidayu masa khidmah 2025-2030, secara langsung dikukuhkan Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib dan Surat Keputusan (SK) dibacakan Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik Makmun, MAg.
Ketua MUI Sidayu Drs KH M. Reza Murtadla, MPd, menyampaikan, bahwa MUI begitu istimewa, karena merupakan tempat berkumpulnya para ulama dari lintar ormas Islam.
“Alhamdulillah di MUI Sidayu, pengurusnya banyak di antaranya merupakan tokoh-tokoh ormas Islam, terutama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Potensi besar ini, jika bisa bergerak seirama, bisa melahirkan kinerja MUI Sidayu yang luar biasa,” kata Kiai Reza.
Lebih lanjut, Kiai Reza mengatakan, bahwa dengan Camat Sidayu sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, ini akan meningkatkan sinergitas antara ulama dan umara.
“Sebagaimana kata Nabi, jika dua golongan dari umat ini baik, maka masyarakat akan baik. Dua golongan itu adalah ulama dan umara. Dengan semua kekuatan yang dimiliki, semoga MUI Sidayu bisa konsisten dalam melayani umat,” kata Kiai Reza.
Ketua MUI Sidayu tersebut, juga memohon mohon doa restu, dan berdoa semoga Allah memberikan maunah-nya, sehingga semua pengurus MUI Sidayu bisa menjalankan masa khidmah dengan sebaik-baiknya.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mensukseskan acara ini, terutama Bapak Camat dan Para Kepala Desa se-Sidayu,” pungkas Kiai Reza.
Selanjutnya, Camat Sidayu Suwartono, AP, MSi, berharap, setelah dikukuhkan, MUI Sidayu bisa menjalankam perkhidmatan umat dengan baik.
“Pemerintah Kecamatan Sidayu menyampaikan terima kasih, atas kesediaan para pengurus MUI Sidayu, karena jadi pengurus berarti harus berkorban, dengan melayani berbagai persoalan umat”, kata Camat Sidayu.
Ia juga meningatkan, agar ketika ada faham-faham yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan peraturan perundang-undangan yang ada, sebisa mungkin dicegah dan diberi pemahaman yang baik.
“Karena tugas kita sebagai benteng masyarakat, adalah bersama-sama menjaga masyarakat agar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktifitasnya,” pungkas Camat.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan pengurus MUI Sidayu masa khidmah 2025-2030.
“Suksesnya pengukuhan ini, merupakan tanda-tanda MUI Sidayu kedepan akan lebih maju” kata Ketua Umum.
Kiai Rofiq juga berharap, para pengurus MUI Sidayu bisa melaksanakan masa khidmah dengan penuh arif dan tanggung jawab.
“Jadi pengurus MUI itu harus benar-benar bisa membawa kemanfaatan dan kemaslahatan, serta menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menjalankan perannya sebagai khodimul umat dan shodiqul hukumah,” pungkas Kiai Rofiq. (har)







