GRESIK (RadarJatim.id) — Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forkopimcam Kebomas, Gresik, Jawa Timur melakukan Safari Ramadan dan Silaturahim di Masjid At-Taqwa di Komplek Perumahan Griya Karya Giri Asri (GKGA) Kebomas, Selasa (3/3/2026) malam, selepas salat Tarawih. Dalam safari dakwah itu, baik MUI maupun Forkopimcam Kebomas sepakat mengingat masyarakat untuk tidak gampang terpancing isu, sehingga memicu gesekan atau konflik antar-warga.
“Niat untuk membangunkan makan sahur adalah hal yang baik. Namun, kalau ujung-ujungnya berakhir dengan tawuran antarkelompok masyarakat, akan menjadi tidak baik dan menimbulkan madharat bagi bai banyak pihak, baik pribadi, keluarga dan masyarakat,” ujar Camat Kebomas, Tri Joko Efendi, di hadapan jamaah masjid At-Taqwa.
Dikatakan, siapa pun paham, bahwa membangunkan orang yang lagi tidur untuk sahur adalah niat baik, berbuat baik, supaya puasanya lebih bertenaga, beribadah juga lebih bersemangat. Tetapi, jika niat baik itu berimplikasi pada terjadinya gesekan antarwarga, hal itu harus dihindari.
Pesan itu ia tekankan, karena dalam beberapa terakhir, terjadi bentrok antarwarga di dua desa di Kecamatan Panceng, Gresik. Insiden itu sampai-sampai ada warga yang menjadi korban pembacokan dan kini berusuan dengan hukum di Polre Gresik. Tak hanya itu, peristiwa memilukan itu juga melebar pada pembakaran rumah pelaku pembacokan.
“Kalau sudah begitu, semua pihak jadi sumpek, tidak saja para pelakunyam Pak Kadesnya juga pusing, Pak camatnya juga ikut pusing karena ditanya sana-sini oleh sejumlah pihak. Padahal, awalnya kasus itu juga dari aksi membangunkan warga untuk sahur,” ungkap Camat Tri Joko, seraya berpesan agar hal itu tidak terjasi di wilayah Kecamatan Kebomas yang ia pimpin.
Sementara Ketua MUI Kecamatan Kebomas, KH Muhsin Munhamir, merasa sangat berkesan dengan sambutan dari jajaran pengurus Masjid At Taqwa Kedanyang dan berharap silaturahim tetap terjaga, tidak saja pada bulan Ramadan, tapi untuk waktu-waktu mendatang.
Ketua takmir Masjid At-Taqwa Kedanyang, Sutrisno, menyambut gembira kedatangan jajaran pengurus dan anggota MUI beserta Forkopimcam Kebomas. Ia mengaku, baru kali ini Masjid At-Taqwa mendapat kunjungan dari para pimpinan di Kecamatan Kebomas yang diinisiasi MUI Kebomas lewat Safari Ramadan.
“Baru kali ini, masjid ini dikunjungi oleh jajaran Forkopimcam dan MUI, sejak masjid ini beroperasi tahun 2000. Ini merupakan kehormatan tersebdiri bagi kami para takmir dan jamaah masjid. Karena itu, kami sampaikan terima kasih,” kata Sutrisno.
Hadir dalam kegiatan tersebut, selain Camat Kebomas dan Ketua MUI Kebomas, juga Kapolsek dan Danramil Kebomas, Kepala KUA Kebomas, juga para ketua NU, Muhammadiyah, dan LDII. (har)






