SIDOARJO (RadarJatim.id) — Melalui kegiatan Korikuler, siswa SD Negeri Dukuh Tengah Buduran dikenalkan dengan berbagairagam rumah ibadah. Mereka diajak kunjungan ke Gereja Santo Paulus, Juanda dan Pura Jala Siddhi Amertha Lantamal, pada (12/2/2026) pagi.
Rombongan SD Negeri Dukuh Tengah dipimpin langsung oleh Kepala SD Negeri Dukuh Tengah Buduran, Taufan Kusuma Wardana, S.Pd SD. Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan lanjutan kegiatan kokurikuler.
“Hari ini anak-anak belajar secara langsung dengan mengunjungi rumah ibadah umat Katolik dan Hinda yang ada di wilayah Sidoarjo, tepatnya Juanda, Sedati,” jelasnya.
“Mereka belajar secara langsung tentang kemajemukan, sejarah, budaya, pemuka agama, kitab suci, hingga bagaimana cara saling menghormati antar umat beragama atau toleransi,” jelas Taufan Kusuma.
Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk anak-anak agar mereka sejak dini dapat memahami nilai-nilai Pancasila utamanya toleransi antar umat beragama. “Makanya kita mengambil tema Sahabat Pancasila,” ungkapnya.
Hal ini menjadi penting, mengingat informasi yang tersebar di media sosial kerap terjadi pertikaian komentar yang saling menjelekkan antar agama oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. “Harapan saya, semoga program Sahabat Pancasila ini anak saling bisa menjaga toleransi beragama sejak dini,” harap Pak Taufan_sapaan akrabnya.
Sementara itu Ketua Panitia kegiatan peninjauan rumah ibadah, Nur Kholiliyah, S.Pd juga menambahkan, sebanyak 241 siswa yang kami ajak, mereka sangat senang dan antusias dengan kunjungan seperti ini.

“Jadi siswa juga diberikan tugas LKS (Lembar Kerja Siswa) sebagai panduan apa saja yang harus dipelajari. Menulis apa saja pengalaman yang didapat saat kunjungan,” terangnya.
Lanjutnya, meskipun demikian rasa ingin tahu siswa tetap didorong untuk terus dikembangkan dengan memberikan kesempatan bertanya secara langsung kepada narasumber.
“Selain berkunjung di dua tempat rumah ibadah, siswa juga mengunjungi taman pintar yang ada di Juanda,” pungkas Bu Nur Kholiliyah.(mad)







