GRESIK (RadarJatim.id) — Keterlibatan para kiai untuk ikut menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjadi salah satu harapan yang disampaikan Kapolres baru Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, dalam silaturahimnya ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik.
Dalam silaturrahim yang berlangsung pada Senin (26/1/2026) di Kantor MUI Kabupaten Gresik itu, Kapolres beserta jajaran secara langsung disambut oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib.
Dalam sambutannya, Kiai Rofiq menyampaikan salamat datang di Kota Wali, dan berharap hubungan harmonis antara Polres Gresik dan MUI Kabupaten Gresik terus berlanjut.
“Apalagi AKBP Ramadhan ini pernah menjadi Kapolsek Menganti. Artinya, tahu betul kondisi masyarakat Gresik dari basis bawah, terutama terkait keamanan dan ketertiban, seperti penertiban warung remang-remang dan sebagainya,” kata Kiai Rofiq.
Kiai Rofiq juga berpesan, agar Kapolres memberikan perhatian lebih, pada isu-isu yang merusak moral bangsa, seperti narkoba yang mengancam nasib generasi penerus.
“Kami harap Polres Gresik memberikan perhatian lebih pada isu narkoba, karena sudah sangat meresahkan, apalagi ketika yang terpapar ini anak-anak usia sekolah, ini sangat meresahkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kiai Rofiq juga menyampaikan, bahwa posisi MUI sebagai shodiqul hukumah, atau mitra strategis pemerintah, siap berkolaborasi lebih lanjut dengan Polres Gresik.
“Saya yakin, penyangga negara itu dua, yaitu ulama dan pemerintah, termasuk di dalamnya Kepolisian, karena kehidupan negara butuh ketenangan dan kesejukan, sebagaimana sabda Nabi, jangan diharapkan rahmat akan turun kepada sebuah bangsa, apabila bangsa itu bercerai-berai,” kata Kiai Rofiq.
Ketua Umum juga berdoa, dengan silaturahim yang terjalin dengan baik antara Polres dan MUI Gresik ini, membawa ketentraman dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Gresik.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, menyampaikan, bahwa tujuannya sowan para kiai ini adalah sebagai wujud hablumminannas, yaitu membangun hubungan baik dengan sesama.
“Mudah-mudahan silaturahim kami bisa diterima, mohon doa restunya, para Yai, semoga kami selalu sehat dan kuat dalam menjalankan amanah ini,” kata AKBP Rama.
Kapolres juga mengatakan, bahwa sebagaimana jargon Polda Jawa Timur yaitu ‘Jogo Jatim’, maka Polres Gresik akan membawa filosofi tersebut ke Kota Wali dengan jargon ‘Jogo Gresik’.
“Saya ini selalu merasa, bahwa kita ini bukan siapa-siapa tanpa bantuan masyarakat, terutama dukungan para kiai. Apalagi mengenai pesan Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), para kiai akan lebih didengarkan oleh masyarakat. Maka kami mohon juga para kiai menyampaikan pesan Kamtibmas dalam dakwahnya,” ujarnya.
Terakhir, Kapolres berharap, kehadirannya kembali ke Gresik bisa mencipatakan dan menjaga Gresik yang aman dan kondusif.
Hadir mendampingi Kapolres, Wakapolres Kompol Shabda Purusha Putra, Kasat Reskrim AKP Arya Widjaya, Kasat Binmas AKP Alimudin, Kasat Intel IPTU Bagas, serta Kasi Humas IPTU Heri.
Sementara dari jajaran MUI Kabupaten Gresik, hadir juga Sekretaris Umum Makmun, MAg; Ketua Bidang Dakwah, Penelitian dan Pengembangan Masyarakat, Drs Nur Fakih; Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat, Muslih Hasyim, SAg, MBA; Ketua Bidang Seni, Budaya Islam dan Remaja, Drs Wahyani Ahmad; Sekretaris Drs Awaluddin, MAg; Sekretaris KH Muhsin Munhamir, SPdI, serta Rasyid Rasminto. (har)







