SIDOARJO (RadarJatim.id) — Dialah Rasya Gavin Santoso siswa kelas XII 1 SMA Muhammadiyah 1 Taman (SMAMITA) Sidoarjo, setelah dinyatakan mendapatkan nilai terbaik dalam ‘Try Out Sepuluh Nopember’ yang diselenggarakann oleh ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya).
Usai diumumkan mendapat jaminan free pass untuk masuk ITS jurusan Teknik Kimia, Rasya Gavin mengaku sangat bangga dan senang sekali, karena perjuangannya untuk membahagiakan orang tua tidak sia-sia.
“Program ini memang sudah kami persiapkan sejak awal, sejak kelas X sudah saya persiapkan secara bertahap. Persiapan sejak awal itu tidak terlalu berat, sedikit-demi sedikit namun terus berjalan secara konsisten,” ungkapnya pada (10/2/2026) pagi.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali, bisa bersaing dengan 8000 teman-teman SMA se Indonesia. Dan yang diambil atau diterima masuk ITS jalur Golden Ticket di program Try Out Sepuluh Nopember ini sebanyak 9 siswa saja,” jelasnya.
Putra pertama dari pasangan Didit Santoso dan Anita Setiawati ini sejak awal sudah berniat untuk meringankan beban orang tuanya, ingin membahagiakan orang tua sebagai sopir online dan sang ibu buruh perusahaan. Rasya Gavin di sekolah juga selalu meraih prestasi, sehingga pihak sekolah (SMAMITA) juga memberikan beasiswa hingga sekarang.
“Saya selalu juara pertama, baik di kelas maupun se sekolahan, di semester awal kelas X itu bayar SPP, selanjutnya sampai sekarang tidak pernah bayar SPP karena ada beasiswa dari sekolah,” ungkapnya riang.
“Saya berpesan kepada adik-adik kelas jangan pernah putus asa untuk mencoba, program Golden Ticket bisa untuk siapa saja. Tidak ada aturan yang sulit, yang penting sudah terseleksi Eligible dari sekolah, silahkan mencoba, dan persiapkan sejak awal,” pesan Rasya Gavin kepada adik-adik kelasnya.
Sementara itu, Waka Bidang Kesiswaan Wahyu Bimas Kurniasandi, S.Ikom juga mengatakan prestasi Rasya memang sangat luar biasa, mulai kelas X hingga kelas XII ini prestasinya luar biasa. “Terutama di lomba debat, lomba sains. Juara debat baru saja juara satu tingkat nasional, juga pernah raih best speaker dari Unesa,” katanya.
Ia juga menambahkan selain Rasya Gavin yang sudah mendapatkan Golden Ticket ITS, di SMAMITA sudah ada sekitar 38 siswa yang mendaftar diberbagai sekolah lanjutan, termasuk juga ada yang minat belajar ke Jerman.
“Harapan dari sekolah adalah memberikan peluang ke anak-anak yang mau kuliah tidak hanya di dalam negeri saja. Tetapi juga sekolah di luar negeri,” harap Wahyu Bimas Kurniasandi.(mad)







