SIDOARJO (Radar Jatim.id) Adanya polusi atau pencemaran udara yang diakibatkan oleh gas buang kendaraan bermotor semakin meresahkan masyarakat. Kini siswa-siswa SMK di Sidoarjo beramai-ramai mencarikan solusi, membuat kendaraan bermotor tanpa mencemari udara.
Yaitu, SMK Krian 2 Sidoarjo telah berhasil mencipatkan Sepeda Motor Listrik (Solid). Sebelumnya SMK YPM 8 Sidoarjo sudah berhasil menciptakan mobil listrik disusul SMK Senopati Sedati Sidoarjo juga berhasil menciptkatan mobil listrik.
Menariknya, kendaraan listrik tersebut sangat diapreasi oleh para pejabat tinggi, mulai Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek RI, Gubernur Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan Jatim juga Kepala Cabang Dinas Jatim Wilayah Sidoarjo-Surabaya.

Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo, Dr Kisyanto menjelaskan, proses perakitan mobil listrik ini melibatkan para siswa kelas III dari 4 jurusan. Jurusan tersebut adalah mesin, otomotif dan elektronik, industri kelistrikan, dan jurusan multimedia. “Praktek membuat mobil listrik digunakan untuk trainer di sekolahan,” katanya.
Kepala SMK Senopati Sedati Sidoarjo Asma Lutfah, S.Pd menuturkan kalau pihak sekolah sangat mendukung, sangat mensupport anak didiknya yang mempunyai ide, inovasi untuk meraih prestasi. “Jadi kami sangat mendukung penuh, dan menariknya mobil listrik dibuat dan dirangkai anak-anak sendiri mulai nol,” tutur Asma Lutfah.

“Sekarang ini lagi musim PPDB, makanya mobil tersebut juga kami bawa keliling ke SMP-SMP yang ada di sekitar ini untuk promosi, Alhamdulillah anak-anak SMP juga antusias, dan PPDB kami juga tidak mengecewakan,” ungkap Asma Lutfah.
Kepala SMK Krian 2 Sidoarjo Indra Wahyu Suliswanto M.Pd menjelaskan kalau sepeda motor listrik ini berdaya 3000 watt, sehingga torsi yang dihasilkan lebih besar, akan lebih kuat ketika melewati tanjakan ataupun curam. “Sekali charger 3-4 jam bisa menempuh jarak 50 km hingga 75 km. Sepeda motor listrik ini dapat mengatasi fenomena polusi udara yang diakibatkan gas buang kendaraan bermotor,” jelas Indra Wahyu Suliswanto. (aim)







