SIDOARJO (RadarJatim.id) — Ratusan siswa SMK Negeri 2 Buduran, khususnya siswa kelas XII Jurusan DKV (Desain Kuminasi Visual) telah menggelar hasil karyanya, berupa produk yang sangat menarik perhatian para pengunjung, pada (29/1/2026) di Aula SMK Negeri 2 Buduran.
Pameran hasil karya tersebut merupakan hasil puncak penilaian yang sudah dilakukan oleh para guru-guru DKV, dan hasil sangat luar biasa. Terbukti ribuan siswa dan orang tua siswa yang hadir sangat memadati Aula SMK Negeri 2 Buduran. Penuh sesak sejak awal masuk pintu pertama.
Ratusan siswa ramai-ramai memamerkan, mempromosikan hasil karyanya dari booth masing-masing, agar para pengunjung berminat untuk membeli, display produk bahkan ada yang produk model promo-program gratis. Betul-betul sangat antusias sekali, dan sangat seru sekali.
Sementara itu guru DKV SMK Negeri 2 Buduran, Muhammad Salman Alfarizi menjelaskan untuk yang tahap pertama itu para siswa diuji secara internal, untuk penilaian kedua kita menggandeng pihak ketiga, penilaian ketiga ini adalah performens hasil produknya, juga kemampuan mereka dalam mempresentasikan hasil karyanya.

Ada sekitar 111 stand, dengan bermpacam-macam karya, mulai dari branding produk, film pendek, animasi 2D dan Animasi 3D yang dilakukan perorangan. Mereka sudah melakukan persiapan kegiatan ini sejak awal Desember 2025.
“Puncaknya hari ini sebagai apresiasi kepada mereka, bahwa hasil karya anak-anak juga banyak yang menilai oleh guru, pengujinya juga warga masyarakat sekitar sekolah. Termasuk juga wali murid yang kita kasih undangan, juga teman-teman mereka yang dari luar sekolah,” jelas Pak Salman_sapaan akrabnya.
Jadi anak-anak ini membuat dua tugas sekolah, yaitu uji kompetensi keahlian dan tugas akhir sekolah. Untuk uji kompetensi keahliannya mereka membuat poster yang sesuai dengan ciri khas Sidoarjo.
“Mereka sebelumnya juga melakukan riset terlebih dahulu. Jadi bukan asal, tapi kami suruh untuk orang-orang terdekat mereka yang mempunyai usaha silahkan di rebranding. Sehingga mereka juga bermanfaat di lingkungan terdekatnya,” pungkas Pak Salman.
Kepala SMK Negeri 2 Buduran, Dra. Mariya Ernawati, MM juga berharap kegiatan ini bisa menjai tolok ukur kualitas DKV dan kualitas SDM anak-anak. Sehingga harapannya tahun depan kualitasnya bisa bertambah lagi,” harap Bu Mariya_sapaan akrabnya.

Sementara itu, Daniellah Shandra Zurisyadai siswa kelas XII DKV I juga menjelaskan kalau tugas akhir ini kita harus bikin satu karya, satu produk atau satu brand yang benar-benar karya kita sendiri.
“Produk saya branding Bimbel untuk anak-anak sekolah dasar. Pilih ini karena saya sudah mendampingi guru di Bimbel, dan sepertinya kok asyik, dan disarankan oleh beberapa orang untuk buka sendiri,” jelasnya.
“Akhirnya saya merancang untuk usaha Bimbel ini dan nanti setelah lulus bisa buka langsung. Ketemu dan mengajari anak-anak kecil itu asyik dan seru sekali. Nakalnya anak-anak kecil itu bikin saya senang,” ungkapnya.(mad)







