SIDOARJO (Radarjatim.id) Setelah berhasil meningkatkan kompetensinya sebagai siswa pada Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif pada saat melakukan PKL (Praktek Kerja Lapangan) di Industri Otomotif, Auto 2000. SMK Senopati Sedati Sidoarjo menguji kompetensi siswa tersebut kepada masyarakat secara langsung. Yakni dengan memfasilitasi service ringan dan gratis untuk mobil warga sekitarnya.
Kepala SMK Senopati Sedati Sidoarjo, Asma Lutfah, SP.d menuturkan kalau kegiatan tersebut pihaknya telah bekerjasama dengan pihak industri otomotif. Dengan mengadakan service gratis mobil dengan merk tertentu, dengan tujuan memberikan edukasi kepada para siswa kami yang dijadikan langsung sebagai helper pada saat melakukan service.
Harapan kita para siswa ini bisa mempraktekan kompetensi yang sudah mereka dapatkan dari sekolah, dan juga tambahan ilmu ketika PKL di industri otomotif tersebut. “Jadi service ini melibatkan siswa-siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan dalam hal ini mobil, juga dibantu oleh siswa jurusan Perkantoran yang menangani administrasinya,” tutur Asma Lutfah dimintai keterangan usai memantau jalannya layanan service gratis, pada (29/3/2022) tadi pagi.

Ia katakan, kalau sekolahnya sudah dipercaya oleh tiga perusahaan otomotif besar untuk layanan PKL. Begitu juga lulusan siswa kami yang sudah mendapatkan lisensi atau sertifikat kompetensi keahlian mereka juga sudah bisa diterima di perusahaan besar. “Bahkan ada sudah menjadi mekanik tetap, dan ada juga yang bekerja di bengkel-bengkel besar yang lainnya,” jelas Bu Asma_sapaan akrabnya.
“Jadi kegiatan ini kami lakukan adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa, dan untuk mempraktekan kompetensi mereka. Apakah kompetensi yang mereka dapatkan itu sudah berstandar industri,” tegas Bu Asma Lutfah. Asma Lutfah juga menambahkan kalau semua jurusan, mulai dari TKRO (Teknik Kendaraan Ringan Otomotif), TBSM (Teknik Bisnis Sepeda Motor), TKJ (Teknik Komputer Jaringan), RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) dan OTKP (Otomatisasi Tata Kelola Pekantoran), adalah menjadi prioritas utama sekolah. “Sehingga kami tidak mempunyai jurusan unggulan khusus, semuanya menjadi unggulan kami. Karena semunya masing-masing punya keunggulan. Itulah bentuk layanan kami kepada masyarakat,” tambahnya.
Technical Leader Auto 2000, Heri Santoso menerangkan kalau tugasnya kali ini hanya melakukan TCU (Total Check Up), yaitu pemeriksaan kendaraan mulai dari mesin, kelistrikan dan onderstel. Jadi ini hanya pemeriksaan saja, waktunya hanya sekitar 15- 20 menit.
“Dari hasil pemeriksaan tadi kita memberikan saran kepada pemiliknya. Apa saja kerusakan yang terjadi bisa ditindaklanjuti berikutnya. Namun ada juga yang harus dieksekusi, tapi sifatnya yang ringan-ringan saja. Kalau yang berat ya kita sarankan untuk ke bengkel,” jelas Heri Santoso.(mad)







