SIDOARJO (RadarJatim.id) — Tim SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo berhasil meraih medali emas, alias juara I Olimpiade Cerdas Cermat Pariwisata 2024, yang diselenggarakan oleh Sekolah Vokasi Prodi Bisnis Perjalanan Wisata Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada (2/11/2024).
Dialah, Muhammad Hanif Habibulloh XII DKV 3, Rahma Latifah Eldianty XI BD 1 dan Zulma Amira Usman Wijaya XI BD 1.
Dengan semangat dan persiapan yang jauh lebih matang dari tahun sebelumnya. “Tahun lalu, kami belum sampai pada tahapan yang kami inginkan. Sehingga pengalaman tersebut menjadi motivasi kuat bagi kami untuk lebih giat berlatih,” ungkap Muhammad Hanif, Senin (4/11/2024) siang.
Persiapan lomba kali ini sungguh luar biasa, dukungan dari berbagai pihak mengalir deras, mulai dari Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, dan guru pembimbing memberikan dukungan yang luar biasa. “Mulai dari izin mengikuti lomba, motivasi, bimbingan, support, dan materi-materi yang berhubungan dengan cerdas cermat terutama dalam bidang pariwisata,” katanya.
Selain itu, salah satu rekan perlombaan yang pernah mengikuti sebelumnya masih mengingat materi apa saja yang keluar, sehingga lebih mudah untuk menelusuri apa yang perlu didalami. “Namun tujuan utama kami adalah memperbanyak pengalaman dan tentunya bonus juara,” jelas Hanif lagi.

Persiapan utama yang kami lakukan, yakni memperdalam materi dan mempelajari pola soal pada cerdas cermat tahun lalu, tentunya semangat konsisten menyalakan semangat giat lomba dan kekompakan juga selalu kita pupuk dalam tim.
Ia cerirakan, kami juga selalu berkonsultasi dengan pendamping kami untuk bagaimana kedepannya baik saat pendalaman materi, ketika berada di Yogyakarta, di UGM, dan sebagainya. Jadi bisa kami berikan gambaran singkat, saat perlombaan dimulai sekitar jam 10 pagi. Ruangan mulai senyap, hening, do’a-do’a dari berbagai latar belakang agama dilakukan untuk mendapatkan harapan terbaik. Waktu dihitung mundur, memulai babak penyisihan pertama.
“Kami saling mendekat untuk melihat soal di Quizizz, dan dalam waktu kurang dari 3 detik kami harus menjawab 30 butir soal,” ceritanya.
Saat MC mengatakan bahwa SMKN 2 Buduran memimpin dengan skor yang jauh dari tim lain, kami benar-benar tidak percaya dan tetap mengelola emosi supaya tidak terlena sesaat.
Perasaan senang dan harapan juara kami semakin besar. Perlombaan cerdas cermat ini, memberikan banyak pengalaman baik dari segi bertambahnya pengetahuan, teman baru antar sekolah yang ikut lomba, dan bertemu orang-orang hebat di UGM.
Penyisihan pertama kami lolos dengan dominasi peringkat pertama, kemudian penyisihan kedua metode masih sama dengan hasil 9 tim saja yang akan ke babak selanjutnya. Tim kami mendapat kloter ketiga, untuk bersaing mendapatkan final.
Alhamdulillah di bagian ini, titik krusial tahun lalu berhasil kami lewati dengan skor tertinggi pula dari kloter lain yaitu 100 poin yang kami dapatkan. Kemudian saat di final, kami selisih tipis antara pemenang kedua. Skor tim SMKN 2 Buduran meraih angka 110 dan tim dari SMA lain dengan skor 100. Perasaan tidak percaya, bangga dan haru menyelimuti kami. Karena dengan hal ini, kami mempunyai kesempatan untuk dapat memperbesar peluang lolos di jalur SNBP di tahun depan apabila memilih UGM karena banyak yang ingin mendaftar ke sana.
Kemenangan ini juga kami persembahkan bagi sekolah dan seluruh pihak yang telah mendukung dan memberikan bimbingan kepada kami sepanjang perjalanan ini. Sebagai pesan dan harapan, kami ingin mendorong generasi berikutnya untuk tidak pernah menyerah dalam meraih mimpi, meskipun menghadapi kegagalan. Pengalaman tahun lalu mengajarkan kami bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk belajar dan berbenah. Dengan semangat dan tekad yang kuat, kami percaya bahwa siapa pun bisa meraih prestasi yang diimpikan.
“Semoga pencapaian ini dapat menginspirasi teman-teman lain untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan institusi yang mereka wakili,” pungkasnya.(mad)







