• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Nasional

Solusi Membangun Karakter dengan Memanfaatkan TI Melalui Pondok Karakter

by Radar Jatim
19 November 2020
in Nasional, Pendidikan, Peristiwa
0
Solusi Membangun Karakter dengan Memanfaatkan TI Melalui Pondok Karakter

Peluncuran PondokKarekter.com oleh LDII

86
VIEWS

JAKARTA (RadarJatim.id) Pendidikan sekarang ini kian mengedepankan komersialisasi dan mementingkan kecerdasan intelektual. Untuk itu, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memandang pentingnya pembangunan karakter.

LDII meyakini bahwa tanpa karakter yang baik maka pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang, berpotensi memiliki daya rusak yang besar terhadap suatu peradaban. Karakter yang baiklah yang akan menjadi navigasi bagi pengetahuan dan keterampilan menuju kemajuan peradaban.

Menurut Ketua DPP LDII Basseng Muin, untuk mendukung pembangunan karakter yang dicanangkan pemerintah, LDII menciptakan platform e-learning, pondokkarakter.com. Pondok Karakter berfokus terhadap pembangunan karakter profesional religius.

Karakter tersebut merupakan program DPP LDII sejak Munas VII pada 2011. Aplikasi tersebut akan dilansir pada 24 November 2020. Pondok Karakter bakal menjadi e-learning perdana yang fokus pada pembentukan karakter.

DPW LDII Jatim saat menggelar konferensi pers terkait launching pondokkarakter.com

Menurut Basseng Muin, LDII menaungi 236 satuan pendidikan, baik pada tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Di sekolah-sekolah itu selain mendapatkan pendidikan formal, para peserta didik memperoleh pendidikan karakter.

Sejak Munas LDII pada 2011 itu, LDII menggelar beragam workshop, diskusi kelompok terpumpun (FGD) dan beragam seminar. Bahkan pakar pendidikan LDII dikirim ke satuan-satuan pendidikan untuk memberikan pelatihan kepada ketua yayasan, kepala sekolah, guru, hingga pamong,

“Namun sejak Rakernas LDII 2018, kami mulai memikirkan internet dan teknologi informasi sebagai media membangun karakter,” kata Basseng.

Menurut Basseng, profesional religius adalah individu yang memiliki sifat alim-faqih, ber-akhlakul karimah, dan mandiri atau yang dikenal sebagai Tri Sukses, “SDM religius adalah generasi yang memiliki keterampilan sekaligus memiliki pemahaman agama yang kuat, yang kami harapkan menjadi generasi unggul pada masa depan,” tambahnya.

Basseng yang juga koordinator Education Clearinghouse (ECH) ini menyebutkan bahwa momentum untuk membuat aplikasi Pondok Karakter, dimulai pada 2018. Saat itu LDII mendorong literasi digital atau internet sebagai program kerja dalam Rakernas LDII.

Penggunaan internet, menurut Basseng, memungkinkan materi ajar bisa diakses secara luas dan dalam waktu singkat, “Hal ini memungkinkan percepatan dalam proses pembangunan karakter pada satuan-satuan pendidikan,” tegasnya.

ECH menyusun materi-materi dalam pondokkarakter.com secara berkesinambungan, “Saat seorang peserta didik memasuki usia sekolah dasar, para pendidik membutuhkan materi-materi sesuai usia anak. Ketika anak memasuki pendidikan lanjutan, tentu materi untuk sekolah dasar tak relevan. Maka, disediakan pula materi untuk remaja dan seterusnya,” ujar Basseng.

Beragam materi dalam bentuk modul, paper, hingga video dapat diakses dalam Pondok Karakter. Seluruhnya disusun oleh anggota ECH sesuai dengan bidang mereka masing-masing, “Terdapat pula materi untuk para orangtua, karena merekalah yang membentuk karakter anak sejak dalam kandungan,” ujar Basseng.

Menurut Basseng, bila orangtua, penyelenggara pendidikan, kepala sekolah, guru, dan pamong memiliki referensi yang sama, maka pendidikan karakter bisa berhasil, “Bila semua orang memiliki materi pendidikan karakter dan menerapkannya, maka sang anak makin banyak terekspos dengan nilai-nilai moral,” imbuhnya.

Sementara itu pakar pendidikan Siti Nurannisaa mengatakan, pendidikan karakter bukanlah seperti materi ajar biasa. “Pendidikan karakter tidak bisa diajarkan hanya dalam konsep, teori, prosedur, ataupun fakta seperti dalam mata pelajaran. Namun, harus dipelajari, digunakan, dipraktekkan, dicontohkan, diperlihatkan, dalam tindakan dan perilaku yang bisa dirasakan oleh seluruh stakeholders pendidikan,” ujarnya.

Menurut Nisa, penyelenggaraan pendidikan karakter perlu dilakukan secara sistematis dan terintegrasi. Tidak hanya difokuskan pada aspek kognitif yang bersifat teknis, tetapi mampu mentransformasi pendidikan karakter melalui kegiatan mempelajari, mengamalkan, mempraktekkan dalam lingkungan, sehingga menjadi ciri khas dalam berperilaku.

Ia berpendapat dalam era digital ini, teknologi informasi diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk percepatan pendidikan karakter. Menurutnya, pendidikan karakter seperti menanam tanaman, ada proses dan tahapan yang harus dilakukan secara terus menerus, sampai akhirnya buah dan bunganya muncul.

“Targetnya bukan hanya pada hasil akhir perubahan watak atau perilaku, karena sejatinya manusia adalah mahluk yang bertumbuh, maka pendidikan karakter targetnya ada pada sejauh mana konsistensi proses penanaman dan pembiasaan karakter dilakukan di seluruh kehidupan,” tutupnya. (RJ/Red)

Tags: DPP LDIILDIIPendidikan

Related Posts

Pemkab Sidoarjo Pastikan Faris dan Gendis Bisa Sekolah Secara Gratis

Pemkab Sidoarjo Pastikan Faris dan Gendis Bisa Sekolah Secara Gratis

by Radar Jatim
13 Januari 2026
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- Berkat kunjungan...

Manfaatkan Teknologi, LDII Jatim–Telkom Regional 3 Jajaki Kolaborasi Bidang Teknologi Digital dan UMKM

Manfaatkan Teknologi, LDII Jatim–Telkom Regional 3 Jajaki Kolaborasi Bidang Teknologi Digital dan UMKM

by Radar Jatim
7 Januari 2026
0

SURABAYA (RadarJatim.id) Pengurus Biro Komunikasi,...

VISTA Indonesia Dorong ‘High Impact Learning’ Pendidikan Bermutu Jangan Maju Sendiri-Sendiri

VISTA Indonesia Dorong ‘High Impact Learning’ Pendidikan Bermutu Jangan Maju Sendiri-Sendiri

by Radar Jatim
5 Januari 2026
0

SURABAYA (RadarJatim.id) -- Visi Semesta...

Load More
Next Post
Imbauan KPU Surabaya

KPU Surabaya: Ojo Lali Yo Rek..Rabu 9 Desember 2020

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In