SIDOARJO (RadarJatim.id) Puteri Kebaya Remaja Jawa Timur 2024, Syakirah Ashillah Leticia Putri, tampil angggun di ajang Tanggulangin Fair 2026. Siswi SMPN 2 Sidoarjo ini dipercaya mengenalkan dann memperagakan busana karya UMKM Tanggulangin, yang punya berbasis kulit dan kain Indonesia yang sarat akan nilai akan budaya, filosofi dan kearifan lokal atau wastra lokal.
Syakirah terlihjat tampil anggun dengan busana etnik modern yang memadukan kebaya, kain tradisional, serta aksesori berbahan kulit khas Tanggulangin. Di ajang Event Tanggulangin Fair 2026 ini dia merepresentasikan generasi muda yang bangga mengenakan produk lokal.
“Ini bukan sekadar tampil sebagai model, tapi juga menjadi bagian dari upaya mengangkat karya UMKM lokal agar semakin dikenal luas,” kata Syakirah Ashillah Leticia P.
Pihaknya merasa ikut bangga bisa terlibat langsung dalam Tanggulangin Fair 2026. Terlebih pameran yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini sebagai wujud nyata dukungan kepada pelaku UMKM khususnya pengrajin kulit Tanggulangin.
Ajang yang digelar mulai mulai 5 hingga 8 Februari 2026, di Pasar Wisata Tanggulangin, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo ini memang menjadi salah satu event untuk kembali membangkitkan ikon Sidoarjo khususnya untuk perajin kulit di Tanggulangin.
Dengan dilibatkannya generasi muda, Putri pasangan Andri Chrystanto dan Yulianti Nafidah ini berharap keterlibatannya dapat menginspirasi generasi muda untuk ikut serta mencintai produk lokal.
“Produk UMKM Tanggulangin kualitasnya sangat baik dan layak bersaing. Kita harus bangga dan percaya diri memakai produk UMKM,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi yang hadir membuka acara kegiatan itu menyampaikan pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan pengrajin kulit Tanggulangin. Dimana Tanggulangin Fair sebagai ruang promosi strategis bagi UMKM agar naik kelas.
“Kita ingin produk Tanggulangin tidak hanya dikenal secara lokal, tapi juga nasional bahkan internasional. Melibatkan generasi muda dan ikon-ikon inspiratif untuk memperluas pasar UMKM,” kata Subandi.
Dengan kehadiran figur muda berprestasi dan dukungan penuh pemerintah daerah, Tanggulangin Fair 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi UMKM Tanggulangin sebagai sentra kerajinan kulit unggulan di Indonesia. Kegiatan Tanggulangin Fair 2026 secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, pada Minggu (08/02/2026). (RJ)







