GRESIK (RadarJatim.id) – Membangun keluarga yang kokoh memerlukan upaya komprehensif dan sungguh-sungguh. Upaya itu bisa dimulai dari mempersiapkan pasangan calon pengantin dengan memberikan bimbingan, edukasi dan pelatihan mengenai seluk-beluk kehidupan rumah tangga dalam rangka meningkatkan ketahanan keluarga.
Pusat Layanan Keluarga Sakinah (Pusaka Sakinah) adalah ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang berfungsi memfasilitasi, memberikan konsultasi dan bimbingan terus-menerus untuk mewujudkan keluarga sakinah.

Pusaka Sakinah merupakan sebuah inovasi program baru Kemenag sebagai upaya menjaga, memelihara dan menguatkan ketahanan keluarga. Untuk itu, bertempat di Aula, KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Cerme menggelar Pusaka Sakinah yang dihadiri oleh 25 peserta dari berbagai desa yang ada di Kecamatan Cerme Gresik, Selasa, (4/10/2022).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Drs Sahid, MM berkesempatan memberikan sambutan sekaligus arahan dalam kegiatan itu didampingi oleh Kepala Seksi Bimas Islam Abdul Ghofar.
Dalam sambutannya, Sahid menyampaikan acara seperti ini sangat penting sebagai ilmu dan bekal untuk membina rumah tangga yng sakinah, karena dari rumah tangga yang sakinah inilah kita bisa mendapatkan keturunan yang saleh-salehah.
“Selain pernikahan sendiri adalah merupakan ibadah tertua dan terlama yang diwariskan oleh Nabi Adam AS, sehingga jangan sampai ibadah kita berupa pernikahan ini rusak di tengah jalan,karena sesuatu hal yang remeh. Kita semua ini keturunan Nabi Adam yang berhasil membina rumah tangga yang sakinah, maka kita harus meneruskan apa yang telah dicontohkan oleh Nabi Adam,” jelasnya.
Lebih lanjut mantan Kepala Kemenag Tuban ini menegaskan, kegiatan Pusaka Sakinah bertujuan memberikan sosialisasi dan wawasan tentang manajemen pengelolaan keluarga agar dapat mencapai Sakinah Mawaddah Warahmah (Samawa). Untuk itu Sahid berpesan kepada peserta Pusaka Sakinah agar menguatkan pondasi keluarga dengan nilai-nilai agama.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Bimas Islam Abdul Ghofar menjelaskan bahwa KUA Kecamatan Cerme ditetapkan sebagai KUA Pusaka Sakinah karena memiliki kriteria yang layak untuk menjalankan proses pelaksanaan, administrasi dan manajemen pelaksanaan Pusaka Sakinah.
Abdul Ghofar menambahkan, materi Pusaka Sakinah disajikan dalam suatu kerangka yang komprehensif dalam ranah tata kelola keluarga, harapannya calon pengantin mampu mengambil pelajaran yang kelak akan dipraktikkan dalam kehidupan nyata. Materinya komprehensif karena diberikan oleh praktisi dan fasilitator yang berpengalaman dan bersertifikat.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Cerme Ahmad Syamsul Huda, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara Pusaka Sakinah. Dengan adanya acara ini, pihaknya berharap bisa memberikan dampak yang positif terhadap pasangan suami-istri yang ada di Kecamatan Cerme.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kepala Kantor Kemenag Gresik atas kehadiran di KUA Kecamatan Cerme yang telah memberikan bimbingan dan arahan,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan bisa menekan angka perceraian yang sekarang marak terjadi di berbagai daerah karena masalah-masalah sepele yang disebabkan tidak ada dasar ilmu agama yang kuat yang dimiliki oleh suami-istri.
“Acara Pusaka Sakinah ini sendiri juga tak lepas dari peran Penyuluh Agama Islam Kecamatan Cerme yang membantu persiapan acara, sehingga acara bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti,” pungkasnya. (sto)







