ACEH (Radarjatim.id) – Pengusaha Hendy Setiono, bersama dr. Irmadita, menjalankan amanah besar dari para donatur. Terjun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan berupa tujuh unit toren air bersih, bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Aksi kemanusiaan ini menjadi langkah nyata dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan akses air bersih pascabencana.
Tujuh Toren air bersih, diberikan langsung kepada warga. Penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud transparansi dan tanggung jawab dalam mengelola kepercayaan para donatur. Banjir hebat yang melanda Pidie Jaya beberapa waktu lalu menyebabkan terganggunya infrastruktur air bersih, sehingga warga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami hadir langsung untuk memastikan amanah dari para donatur benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. Tujuh toren air ini diharapkan dapat menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat, baik untuk memasak, mandi, maupun keperluan ibadah,” ujar Hendy Setiono di sela kegiatan penyaluran bantuan.
Sebagai praktisi medis, dr. Irmadita menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan faktor krusial dalam mencegah munculnya penyakit pascabanjir.
“Pasca banjir, risiko penyakit kulit dan gangguan pencernaan meningkat signifikan. Dengan adanya toren air ini, warga memiliki cadangan air yang lebih higienis. Kami ingin memberikan lebih dari sekadar bantuan fisik, tetapi juga harapan bagi pemulihan kesehatan masyarakat Pidie Jaya,” ungkap dr. Irmadita.
Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga. Salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa akses air bersih sempat lumpuh total akibat banjir, sehingga kehadiran toren air ini sangat membantu meringankan beban warga dalam menjalani aktivitas harian.
Aksi kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya kemanusiaan. Sinergi antara pengusaha, tenaga medis, dan masyarakat dinilai mampu mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak bencana di berbagai daerah Indonesia. (R9)







