SIDOARJO (RadarJatim.id) Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Dusun Bogem Kebonagung Sukodono Sidoarjo
Kagiatan ini merupakan salah satu kegiatan Tridhrama Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat yang terdiri atas para dosen prodi PPG FKIP UWKS diantaranya Dra. Anik Kirana, M.Pd., Dr. Fransisca Dwi Harjanti, M. Pd, dan Dr. Fatkul Anam, M.Si.
Pada Kegiatan Pengabdian Masyarakat kali ini berbentuk penyuluhan tentang Strategi Financial Parenting bagi Masyarakat yang dihadiri sebanyak 28 warga dusun Bogem RT 2 RW 1 serta dihadiri oleh perangkat dusun dengan Narasumber Dr. Savitri Suryandari, M.Psi.

Dalam Paparanya Dr. Savitri Suryandari, M. Psi. menyampaikan bahwa pola asuh terhadap anak adalah hal yang penting.
“Orangtua memiliki tanggung jawab dalam memberikan pola asuh yang baik pada anak agar anak-anak dapat hidup mandiri di masa depan,” Kata Savitri Suryandari.
Dikatakan, Agar orangtua memiliki pengetahuan dalam pola asuh anak, maka orangtua perlu memiliki ilmu parenting. Penguasaan ilmu parenting ini menjadi hal yang tak boleh diabaikan bagi setiap orang tua, bahkan bagi keluarga yang belum memiliki anak.
“Orangtua bisa memulai dengan menanamkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari misalnya menyampaikan nilai-nilai agama, tanggungjawab, rasa peduli, etika, kerja keras, dan aspek mengelola keuangan agar ke depannya anak-anak bisa menjadi bijak dalam mengelola keuangan, ” Tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam disambut sangat antusias oleh para warga dusun Bogem RT 2 RW 1 khususnya para ibu. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dari para peserta ketika kegiatan memasuki sesi tanya jawab.
Pertanyaan yang berkisar pada kesulitan para ibu dalam mengatasi permasalahan pola asuh anak khususnya tentang strategi yang tepat dalam finansial dapat dijawab oleh narasumber.
Dengan berakhirnya sesi tanya jawab maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditutup dengan pemberian buah tangan kepada peserta. (mp/rj1)







