SIDOARJO (RadarJatim.id) — Dalam program Nufi Charity terdapat kegiatan ‘BARBEKU’ merupakan hasil pengumpulan ‘Barang Bekas Berkualitas’ yang dilakukan oleh Keluarga Besar Nurul Fikri Sidoarjo, mulai dari DC, KB, TK, SD dan SMP, yang sepekan sebelumnya telah mengumpulkan barang-barang dari rumah yang tidak terpakai, namun masih bagus bahkan ada juga masih baru dan berlabel.
Barang yang terkumpul meliputi baju, celana, kaos, sepatu, alat-alat dapur, sarana perlengkapan bayi, perlengkapan dapur, yang semuanya masih bagus. Bahkan banyak sepatu baru yang masih dalam kardusnya.
Setelah itu dijual kepada warga sekitar, dengan harga mulai dari nol rupiah alias gratis, hingga seratus ribu. Harga bervariasi mulai dari Rp 2000, Rp 5000, Rp 10.000 termahal kereta dorong bayi Rp 100.000 dan Magic Com masih dalam kardus dijual Rp 100.000,-. Melihat kondisi tersebut, pantas saja langsung diserbu pembeli yang rata-rata dari warga sekitar wilayah Kecamatan Sukodono.
Secara simbolis Kepala Desa Kebonagung, Akhmad Awaludin bersama Ketua Yayasan Ponpes Ath Toyyibah Sidoarjo, Syaiful Arifin, S.S M.Pd bersama-sama membuka/menggunting pita, bagaikan air bah mengalir, warga langsung memenuhi halaman SD Nurul Fikri Sidoarjo, untuk memilih barang yang diminati, pada (28/2/2026) pagi.
Syaiful Arifin menjelaskan kalau kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat sekitar sekolah Nufi (Nurul Fikri) Sidoarjo. Kami kembali menyelenggarakan kegiatan bakti sosial bertajuk ‘BARBEKU’ yang diselenggarakan tiap Ramadan.
Uniknya, barang-barang tersebut ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, bahkan ada yang dimulai dari Rp 0 atau gratis. “Barang-barang ini dikumpulkan dari para wali murid. Ada yang baru, ada yang bekas berkualitas. Tujuannya agar semua pihak bisa berkontribusi,” jelasnya.

Jadi, konsep yang diusung dalam adalah bukan sekadar jual beli biasa. Seluruh hasil penjualan barang-barang tersebut nantinya akan disalurkan kembali kepada pihak-pihak yang membutuhkan. “Berharap kegiatan ini terus berjalan secara rutin dan kualitasnya semakin meningkat setiap tahunnya,” harapnya.
Sebelumnya, Kepala SD Nurul Fikri Sidoarjo Ferry Ferdiansyah menjelaskan kalau dalam program Nufi Charity ini terdapat ‘BARBEKU’ juga ada Pemkes, pemeriksaan kesehatan gratis dan berbagi Sembako. “Jadi semua hasil penjualan ini tidak untuk sekolah, tetapi akan disalurkan melalui program air bersih bagi warga yang terkena bencana,” jelas Ustadzah Ferry.
Sementara itu, hasil pantauan di lokasi tidak butuh satu jam semua barang-barang sudah ludes, warga yang rata-rata ibu-ibu semua memborong barang, tidak ada yang membeli satu atau dua barang, semuanya memborong hingga lebih 10 barang.
“Dalam hal ekonomi dan kesejateraan masyarakat warga sangat terbantu sekali, barang masih bagus sekali. Semua warga antusias, tadi rebutan, cepet-cepetan,” ungkap Muslimatin yang memborong kereta bayi, tempat beras dan sepatu.
“Lebih dari sepuluh, mulai baju koko, tas dan beberapa macam baju lainnya. Barangnya bagus ini perlu diadakan setiap tahun, seru sekali he he he….,” ungkap Bu Lilik dan Bu Heni warga Desa Sawocangkring sambil menenteng dua tas kresek yang penuh belanjaan.(mad)






