SIDOARJO (Radarjatim.id) Sekitar 250 siswa SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo yang berminat belajar menghafal Al Qur’an (Tahfizd Al Qur’an) pada bulan Januari 2022 lalu. Kini sudah ada 5 siswa yang berhasil mengafal satu juz hingga 2 juz.
Bertepatan dengan program Pondok Ramadhan 1443 Hijriah ini. Mereka mendapatkan penghargaan dari pihak sekolah ‘Wisuda Tahfizd’. Prosesi penyerahan diberikan langsung oleh Kepala SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, Saiful Tulus Jatmiko, S.Pd M.Pd pada (8/4/2022) di Masjid SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo.
Mereka adalah Diah Maia Pitaloka kelas 7A, Alya Wulandari Atur Rahman kelas 7 G, Gendis Isoyo Putri kelas 8 D, Kamilah Al Khalifi 8 D dan Erina Fayasa kelas 7 C, didampingi orang tua masing-masing. “Mereka selain mendapatkan penghargaan, juga mendapatkan bonus biaya pendidikan,” tutur Saiful Tulus Jatmiko dalam sambutannya jelang berbuka bersama.

Staf Kurikulum Dedik Setiawan, S.Pd bahwa siswanya ini mulai belajar sejak bulan Januari 2022 lalu. Alhamdulillah mereka sudah bisa menghafal satu juz, yakni pada juz 30 (Juz Amma). “Ada juga yang sudah hafal dua juz, selain juz 30 dia juga hafal juz pertama,” katanya.
Menurutnya, kendala pembelajaran yang dihadapi adalah anak-anak ini masih sulit untuk mengurangi beramin HP, bahkan ada game-game nya. “Mereka tiap hari harus setor 3 surat yang dihafal. Target kami, mereka tiga tahun sekolah di sini minimal bisa hafal 3 juz. Ternyata hanya dalam bebarapa bulan sudah ada yang bisa hafal 2 juz,” jelas Dedik.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pondok Ramadhan 1443 H SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, Harison Angling Prakoso, SS menjelaskan kalau kegiatannya dilaksanakan selama tiga hari, tepanya tanggal 6 – 8 April 2022. Tanggal 6 untuk siswa kelas 7, tanggal 7 untuk siswa kelas 8 dan tanggal 8 untuk siswa kelas 9 sekaligus wisuda Tahfizd yang sudah hafal satu juz.
Jadi pada intinya kita membiasakan kembali anak-anak beraktivitas sosial dan keagamaan. Diantaranya berzakat, shalat juga harus rajin dan tepat waktu, termasuk juga Qiamul Lail, shalat dhuha, Sodaqoh, mengaji. “Momen ramadhan ini kita bangkitkan kembali, karena selama pandemi kemarin mereka sangat menurun. Dengan harapan walaupun di luar bulan ramadhan mereka tetap rajin melaksanakan ibadah,” harap Harison.(mad)







