SURABAYA (radarjatim.id) Elemen warga antusiasme mengiringi pasangan calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin-calon Wakil Wali Kota Mujiaman saat mendaftarke KPU Surabaya pada Minggu (6/9/2020). Mereka sudah terlihat sejak berangkat dari kediaman hingga menuju KPU Surabaya masyarakat terus mengiringi Machfud Arifin-Mujiaman.
Bahkan warga telah menyambut di titik-titik terpisah sepanjang jalan dari Posko Pemenangan Machfud Arifin-Mujiaman di Jl Basuki Rahmat hingga ke kantor KPU Surabaya di Jl Mayjen Sungkono. Para pendukung tetap mengikuti protokol kesehatan.
“Beliau tetap mengingatkan saat ini kondisi masih Pandemi virus covid-19. Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman tidak ingin masyarakat terpapar virus covid-19 jika berkumpul dalam jumlah banyak,” kata Mujirejo, Sekretaris Tim Pemenangan Machfud Arifin-Mujiaman, Mujirejo
Antusiasme masyarakat memang tak terbendung namun pihaknya memutuskan hanya beberapa perwakilan saja yang menyambut perjalanan Cak Machfud-Mujaman ke kantor KPU. Sambutan dengan menerapkan protokol kesehatan ini adalah bentuk dukungan kepada Cak Machfud-Cak Mujiaman yang menjunjung tinggi penerapan protokol kesehatan di tengah masa pandemi.
“Kita bersama Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman, beliau memang dikenal memperhatikan penerapan protokol kesehatan. Kita sebagai pendukung beliau juga akan mengikuti langkah Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman,” ujarnya.
“Machfud Arifin-Mujiaman, menang, menang, menang, yes,” teriak massa.
Semangat para pendukung tetap bergelora. Kibaran bendera merah putih kecil ukuran tangan terlihat beserta yel-yel khas pasangan Cak Machfud-Cak Mujiaman menggema setiap kali pasangan tersebut melintas.
Seperti diketahui, pasangan calon Wali Kota Machfud Arifin dan calon Wakil Wali Kota Mujiaman mendapatkan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat Kota Surabaya. Mulai dari alim ulama, tokoh masyarakat, milenial dan koalisi delapan partai pengusung.
Keberagaman ini juga terlihat ketika pasangan Cak Machfud dan Cak Mujiaman melakukan pendaftaran ke kantor KPUD Surabaya di Jalan Adityawarman. Berbagai bendera organisasi masyarakat, partai pengusung, dan relawan berkibar mengiringi langkah pemimpin yang digadang-gadang sebagai pembawa gagasan rakyat tersebut.
Delapan bendera beserta ketua partai kompak mengiringi Machfud Arifin-Mujiamana dari PKB dan Musyafak Rouf, Gerindra dan Sutadi, NasDem dan Robert Simangunsong, PPP dan Buchori Imron, PAN dan Hafid Su’aidi, Golkar dan Arif Fatoni, Demokrat dan Lucy Kurniasari dan terakhir PKS bersama Akhmad Suyanto mewarnai aksi jalan kaki pasangan Cak Machfud-Cak Mujiaman menuju kantor KPUD Surabaya.
Termasuk, bendera relawan pendukung juga berkibar beriringan dengan bendera partai pengusung. Mulai dari KPMA, Gardu MA, IMAM Remaas, Sedulur MA, Ababil, BRAHMA, PUMMA, GEMMA, RAMA dan Bonek Jogo Suroboyo pun hadir ikut mengantarkan Cak Machfud-Cak Mujiaman mendaftar di Kantor KPUD Surabaya. Terlihat tokoh pemuda Surabaya yang juga Presiden Persebaya Azrul Ananda. Bahkan bonek pun ikut mengantarkan pasangan Cak Machfud-Cak Mujiaman.
Doa dari 9 tokoh agama Surabaya yang terdiri dari KH. Farochi Harun, DR. KH. Ali Maschan Moesa, KH. Abdul Mukhid Murtadho, Habib Jamal Assegaf, KH. Syamsuri Adnan, Habib Muchsin bin Gholib Al-Hamid, DR KH. R. Panji Mujahid Anshari, KH. Muslimi, Drs. H M Maskur turut menyertai perjalanan pasangan calon yang didukung oleh masyarakat ini menuju tempat pendaftaran. Terakhir, Ketua Paguyuban Seni Kalimusodho, Raden Tumenggung Parno Wijoyo Dipuro bersama para pegiat seni Kota Surabaya juga ikut mengiringi perjalan MA-Mujiaman.
“Kelompok atau koalisi kepemimpinan baru Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman ini memiliki keberagaman, mulai dari pendukungnya juga lebih beragam yang tediri dari non-partai dan relawan juga terlihat,” ungkap Pengamat Politik, Prof Kacung Marijan.
Pengamat politik lainnya Surokim Abdussalam keberagaman dengan tujuan yang satu ini karena berbagai elemen masyarakat melihat adanya peluang perubahan dengan mendukung paslon Cak Machfud-Cak Mujiaman.
“Dengan munculnya figur pemimpin baru yang didukung oleh delapan parpol di parlemen Surabaya, seluruh elemen masyarakat melihat adanya peluang perubahan. Apalagi pemimpin ini memiliki Jokowi effect sebagai pemimpin yang membawakan kemenangan kepada Pak Jokowi ketika Pemilu tahun lalu,” ujar Surokim Abdussalam. (kj1/red)








