SURABAYA (radarjatim.id) Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan (DI) melempar pujian atas keterbukaan Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (MA) kepada publik mengklarifikasi kondisi kesehatannya. DI menilai MA sebagai pemimpin modern yang berani dan jujur.
Hal ini disampaikan saat konferensi pers Cak Machfud via Zoom, Jumat (11/9/2020). MA membenarkan bahwa dirinya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19. Namun, setelah menjalani isolasi mandiri dan berobat, MA beserta istri berhasil menjadi penyintas. Kini, dirinya juga dipastikan telah negatif setelah menjalani swab terakhir.
Bagi Dahlan Iskan, Machfud Arifin mencerminkan politisi modern yang berani terbuka dan jujur. Terlebih, terkait hal privasi seperti kesehatan, apalagi di tengah pandemi virus corona. Fakta yang dialami tidak menjadi aib, tapi justru menjadi edukasi untuk masyarakat Kota Pahlawan.
“Pak Machfud contoh yang sangat baik dari seorang pemimpin, berani terbuka apa adanya kepada masyarakat. Begitulah seharusnya calon pemimpin Surabaya yang hebat. Padahal selama ini banyak sekali orang merasa malu masalah kesehatannya dibuka, tapi bapak berani menyampaikan secara jujur,” puji DI yang turut on line saat diskusi virtual dengan MA, tim MA, dokter Dany Irawan, dan beberapa jurnalis, Jumat (11/9/2020).
Dahlan Iskan juga memuji sikap kesatria pasangan Machfud Arifin-Mujiaman yang juga senantiada mendoakan paslon rival, Eri Cahyadi dan Armuji supaya diberikan kesehatan dan terhindar dari Covid-19. “Pak MA juga mendoakan paslon lain agar selalu sehat, ini adalah budaya yang baik calon satu mendoakan calon lain sehingga melahirkan kontestasi politik yang sempurna dan persaingan yang fair,” ucapnya.
Dahlan bahkan merasa sangat iri dengan Machfud Arifin juga Mujiaman Sukirno lantaran pernah terpapar dan berjuang sembuh dari covid-19 tanpa gejala. “Saya justru iri, karena Pak Machfud dan Mujiaman pernah positif dan sembuh. Mereka memiliki kekebalan tubuh yang baik dan hidup sehat. Bagi saya, itu cara terkena Covid yang sangat berkah, semoga juga menjadi pertanda yg baik ke depan (pilwali,red),” jelasnya.
Menurut DI, Machfud Arifin bisa sekaligus menggelorakan kampanye hidup sehat pada masyarakat Surabaya. Pengalaman Machfud Arifin dan Mujiaman ini dapat mengedukasi masyarakat agar warga Surabaya semua bisa lolos dari virus tesebut.
Harapannya, suatu saat ada yang positif, tidak sampai membahayakan kesehatan, apalagi menularkan kepada orang lain. “Apa yang dilakukan pak MA menjadi pendidikan kesehatan kepada masyarakat. Itu tidak terlepas dari gaya hidup pak Machfud yang disiplin jaga kesehatan, rajin berolahraga dan menjaga pola makannya,” tandasnya. (Paksi Sukowati/red)







