GRESIK (RadarJatim.id) — Diiringi majelis shalawat dan tari sufi, DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Gresik, Jawa Timur mendaftarkan 50 bakal calon legislatif (bacaleg)-nya untuk pemilu 2024 ke KPU Gresik, Minggu (14/5/2023). Menariknya, partai berlambang Ka’bah ini menyertakan majelis shawat dan penari sufi untuk mengawal pendaftaran baceleg.
Karena itu, beberapa saat sebelum memasuki ruang rapat KPU untuk menyerahkan berkas pendaftaran bacaleg, ratusan kader dan bacaleg PPP itu dihibur dengan tari sufi di halaman kantor KPU. Adegan langka ini pun diabadikan para awak media dan yang hadir di kantor KPU.
Ketua DPC PPP Gresik, Khoirul Huda, didampingi para pengurus dan perwakilan bacaleg diterima langsung oleh Ketua KPU Gresik, Achmad Roni didampingi para komisioner: Makmun, Abdul Sidiq Notonegoro, dan Kholyatul Mudznibah. Cak Huda, sapaan Khoirul Huda, menyatakan, saat mendaftarkan 50 bacalegnya ke KPU Gresik, pihaknya sengaja membawa penari sufi.
“Ini kami lakukan mengingat PPP adalah partai Islam. Sufi ini sebagai ikhtiar dan kekuatan batin. Jadi tak hanya ikhtiar dohir saja,” ujar Cak Huda.
Sebelum berangkat ke kantor KPU, PPP juga melakukan aksi memotong 17 tumpeng di kantor DPC PPP
“Ini bentuk syukur PPP bisa mendaftarkan caleg dengan formasi lengkap. Mengapa 17 tumpeng, karena pada pemilu 2024 nanti, nomor urut PPP adalah 17,” ungkap anggota DPRD Gresik ini.
Ia menjelaskan, ada 50 caleg yang didaftarkan untuk disebar di 9 daerah pemilihan (dapil) se Kabupaten Gresik. Sementara target perolehan kursi dewan yang dipatok PPP adalah 9 kursi dengan proyeksi 1 dapil 1 kursi,” (sto/din)







