SIDOARJO (RadarJadar.id) – Upaya memfasilitasi seluruh siswa dalam IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka) untuk pengembangan bakat dan minat peserta didik SMP Negeri 4 Sidoarjo, telah mendapatkan apresiasi yang tinggi, apresiasi yang sangat luar biasa dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo Dr. Tirto Adi, M.Pd saat membuka ‘Gelar Seni dan Pemeran Projek P5 SMP Negeri 4 Sidoarjo’. Dengan didampingi oleh Kepala Bidang Mutu Pendidikan Dikbud Sidoarjo Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd bersama Kepala SMP Negeri 4 Sidoarjo Lilik Sulistyowari, S.Pd M.Pd, pada Kamis (22/6/2023) pagi.

Ia tuturkan, P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) merupakan bagian dari proses pendidikan, tentunya ada pembelajaran. Pembelajaran itu perlu dilihat aktivitasnya, salah caranya adalah anak-anak harus diberikan kesempatan menemapilkan performennya. “Contonya ya di SMPN 4 Sidoarjo sekarang ini, orang tua terlibat, komite terlibat, guru terlibat, anak-anak apalagi, semua stake holder terlibat atau pemangku kepentingan terlibat,” tuturnya.
“Kegiatan yang seperti ini merupakan hubungan yang sangat positif. Jika anak-anak yang dibina, namun tidak diberikan ruang tanap diberikan ruang untuk aktualisasi diri bagaimana kita bisa melihat aktivitasnya. Sekali lagi saya tegaskan kalau gelar karya siswa P5 ini sangat penting,” tegas Tirto Adi.
Jadi, tugas kita memang orang tua ini harus menyiapkan generani muda kita menjadi generasi yang andal. “Menyiapkan generasi masa depan, yakni generasi yang mempunyai karakter yang kuat, yang memiliki kompetensi hebat, genasi yang literasinya kokoh, itu harus terus dikawal agar anak-anak ini bisa menjadi generasi masa depan sesuai harapan,” katanya.
Menurutnya, kegiatan di SMP Negeri 4 Sidoarjo ini sangat luar biasa, karena anak-anak telah berani mengaktualisasi potensi seninya seperti sekarang ini. Sehingga saya berpesan kepada bapak dan ibu gurunya untuk memberikan nilai lebih terhadap mereka. “Harus ada pembeda dengan siswa yang biasa-biasa saja. Karena berani tampil itu luar biasa. Dengan diberikan nilai lebih itu, justru bisa memotivasi siswa yang lain,” tandas Pak Tirto_sapaan akrabnya.
Kepala SMPN 4 Sidoarjo Lilik Sulistyowati juga menuturkan, selama satu tahun sudah melaksanakan IKM secara mandiri, dengan mengambil empa tema, yang pertama adalah tentang kearifan lokal, tema yang kedua demokrasi, yang ketiga gaya hidup berkelanjutan dan yang keempat sekarang ini adalah tema kewirausahaan. “Kegiatan sekarang ini adalah memfasilitasi anak-anak untuk menggelar karya semuanya dari empat tema yang telah dihasilnya selama proses pembelajaran,” tuturnya.

Lanjutnya, pada prinsipnya P5 ini adalah pembentukan karakter siswa. Jadi karakter siswa itu harus senantiasa harus dibentuk melalui pembelajaran P5 tersebut. “Alhamdulillah hari ini, kami berhasil menggelar seni dan pameran Projek P5, dengan harapan bisa memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh siswa. Semua itu berkat senergi seluruh stake holder dan dukungan penuh dari Dikbud Sidoarjo,” jelasnya.
Semua aktivasi seni anak-anak kami fasilitasi, termasuk seni, karya-karya tari dari kegiatan ekstra, menyanyi, paduan suara termasuk juga karawitan. “Kami juga memberikan kesempatan kepada anak-anak berkebutuan khusus untuk ikut berpartisipasi tampil mengisi acara sesuai dengan bakat dan minatnya,” pungkas Bu Lilis_sapaan akrabnya.(mad)







