GRESIK (RadarJatim.id) – Selama sebulan lebih, 22 perupa binaan Sanggar DAUN menggelar pameran bersama di Icon Mall Gresik. Dibuka sejak Sabtu (25/11/2023), pameran lukisan yang dikuratori oleh Arik S. Wartono ini akan berlangsung hingga 31 Desember 2023.
Menariknya, pameran bertajuk Xpresi Art Exhibition ini mengolaborasikan seniman lukis lintas generasi dengan kemampuan dan aliran yang beragam. Beberapa perupa senior ikut ambil bagian dalam pameran ini. Juga ada sejumlah peserta dari kalangan anak dan remaja, bahkan balita sekalipun. Rentang usia peserta pameran kali ini, yakni 2,5 hingga 24 tahun.
Di antara perupa berusia balita (2,5 tahun), terdapat Zalva Kusuma asal Gresik dan Ais Sangaji Depok asal Depok. Sementara perupa usia tertua (24 tahun) pada pameran ini adalah dr Tasya Kamila dan Ariel Ramadhan.
Menurut Arik S. Wartono, kurator, pendiri, dan pembina Sanggar DAUN, kolaborasi seniman imut-imut dan senior dalam pameran kali ini dimaksudkan untuk menguatkan kaderisasi. Bertemunya antarseniman lukis dalam pameran bersama ini, lanjut Arik, agar terjadi interaksi seniman dan karya, yang pada akhirnya akan mematangkan mereka dalam proses kreatif melahirkan karya seni yang berkualitas.
“Ya, biar ada regenerasi. Yang junior bisa belajar dan terpacu semangatnya. Sementara yang senior nggak leha-leha. Sebab, kalau leha-leha atau terlalu nyante dalam berkarya, bisa-bisa yang senior kesalip sama yang junior,’ ujar alumni Unesa ini.
Ia mengaku, untuk perupa binaannya yang masih barusia balita, keduanya baru tiga bulan bergabung di Sanggar DAUN. Namun, ia mengapresiasi keduanya. Selain sudah bisa memamerkan karyanya, keduanya sudah berani tampil di depan publik.
“Tentu kita belum bisa bicara kualitas dalam perspektif seni lukis. Tetapi, dalam usia yang masih dini, masih imut-imut itu, mereka sudah bisa melahirkan karya untuk dipamerkan di hadapan publik. Ini sudah luar biasa,’ ujarnya seraya berharap, para pelukis balita ini kelak mampu menorehkan prestasi dan melahirkan karya yang layak dibanggakan. (sto)







