SURABAYA (RadarJatim.id) Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto dinilai sangat santai dalam memberikan ide dan gagasannya soal Hak Asasi Manusia (HAM) di debat perdana Pilpres 2024. Prabowo terlihat sangat lugas dalam memberikan jawaban terhadap isu HAM di Indonesia.
Direktur Eksekutif Partner Politik Indonesia AB Solissa menilai Prabowo sudah siap membawa ide dan gagasan untuk memperkuat isu HAM. Solissa melihat, Prabowo sangat siap untuk menjawab berbagai persamalahan HAM di Indonesia.
“Sudah sangat bagus, Pak Prabowo memberikan respon yang cukup santai seperti tidak ada beban sama sekali terkait isu pelanggaran HAM,” kata Solissa.
Menurut Solissa, sikap santai Prabowo disebabkan banyaknya dukungan dari para aktivis HAM. Aktivis HAM 98 seperti Budiman Sudjatmiko berada di kubu Prabowo dan siap memenangkannya di Pilpres 2024.
“Bahkan, para aktivis HAM saat ini rata-rata telah bergabung dengan Prabowo Subianto dan siap memenangkan Ketua Umum Partai Gerindra itu di Pilpres 2024,” imbuh Solissa.
Solissa juga menyayangkan sikap kelompok tertentu yang menjadikan isu HAM di Indonesia sebagai bahan untuk menghancurkan lawan politik. Isu HAM seakan digunakan hanya untuk dipolitisasi tanpa ada keinginan menyelesaikannya.
Isu tersebut dijadikan bahan fitnah oleh para lawan politik terhadap Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut. Padahal, semua tuduhan fitnah itu sama sekali tidak terbukti.
Solisa menilai tuduhan tersebut hanya fitnah dan pembunuhan karakter Prabowo yang dilakukan oleh oknum tertentu demi kepentingan pribadi. Rakyat sendiri sudah paham dan cerdas bahwa isu tersebut hanya untuk kepentingan politik saja.
“Isu persolan HAM ini selalu digunakan oleh lawan politik Prabowo untuk mendelegitimasinya setiap jelang pemilu. Namun, sampai hari ini fitnah itu tidak terbukti sama sekali,” ucap Solissa.
Prabowo sendiri dalam debat perdana yang dilakukan di Kantor KPU Selasa kemarin sangat tegas akan membela HAM. Prabowo sangat keras dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
“Saya merasa bahwa saya yang sangat keras membela hak asasi manusia, nyatanya orang-orang yang dulu ditahan, tapol-tapol (tahanan politik) yang katanya saya culik, sekarang ada di pihak saya, membela saya saudara-saudara sekalian,” ujar Prabowo.
Tak hanya itu, bahkan Prabowo siap untuk bertaruh nyawa demi menjaga demokrasi, hukum, dan HAM di Indonesia. Itu menjadi langkah konkret Prabowo di Pilpres 2024.
“Saya pertaruhkan nyawa saya, jiwa saya untuk membela demokrasi, hukum dan HAM,” paparnya.
Bahkan, Prabowo memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah HAM di Papua. Ia bertekad untuk terus menegakan hukum dan memperkuat aparat-aparat serta mempercepat pembangunan agar isu HAM di Papua mereda.
“Rencana saya pertama tentunya menegakkan hukum, memperkuat aparat-aparat di situ dan juga mempercepat pembangunan ekonomi,” pungkas Prabowo. (RJ/RED)







