BANYUWANGI, – Anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PKB, KH Ahmad Munib Syafaat atau Gus Munib, meminta pemerintah untuk hadir membantu para pekerja hiburan.
Kehadiran pemerintah ini selain untuk pendampingan bagi kalangan perempuan yang rentan menjadi sasaran kekerasan juga untuk memberikan peluang usaha baru bagi para pekerja hiburan.
Karena pekerjaan selaku pekerja hiburan utamanya yang ditekuni oleh para Lady Companion (LC) di tempat karaoke termasuk kategori rentan.
Pelatihan dan pendampingan usaha UMKM yang dipasarkan secara online bisa menjadi salah satu alternatif untuk membantu kehidupan bagi para LC.
“Tidak hanya diberi pelatihan saja, setelahnya dapat modal dari mana dan bagaimana proses penjualannya harus terus diarahkan,” tutur Gus Munib yang masih aktif sebagai anggota DPRD Banyuwangi.
Soal proteksi pekerja hiburan, Gus Munib meminta pengusaha hiburan turut memikirkan para LC tentang kesehatan serta BPJamsostek.
“Di Banyuwangi harus ada pendamping pekerja hiburan sehingga kesejahteraannya terjamin,” tambahnya.
Menurut Gus Munib, cewek – cewek cantik yang bekerja di dunia hiburan selama ini terpinggirkan dari kepedulian pemerintah pusat sampai daerah.
Kenaikan pajak hiburan yang baru – baru ini bergulir berpotensi mematikan dunia hiburan khususnya para LC. Apalagi dari sisi kesejahteraan belum mendapatkan penghasilan yang sepadan.
Solusi jangka pendek ini dilontarkan oleh Gus Munib ketika bertemu dan berdialog dengan para LC di sebuah restoran yang ada di Kecamatan Gambiran.***







