SURABAYA (RadarJatim.id) – Gojek Indonesia memiliki kesamaan visi dan misi dengan Pasangan Calon Walikota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU). Pasalnya, Perusahaan Start-up berstatus Decacorn pertama Indonesia ini sangat puas terhadap paparan Cak Machfud terkait pengembangan UMKM Kota Pahlawan, pada acara Sambung Rasa Kadin.
Dalam paparan itu, pria kelahiran Ketintang tersebut tidak melupakan sektor pengembangan industri digital terhadap UMKM masyarakat Surabaya.
“Sangat bagus, dengan digitalisasi kita dapat memperluas pendapatan masyarakat, di saat-saat sulit seperti ini kuncinya adalah kolaborasi, bagaimana cara kita mengembangkan UMKM menjadi naik kelas” tutur Wakil Ketua Bidang Hubungan Internasional Gojek Indonesia, Charlie Raya.

Cawali Machfud-Arifin dan Cawawali Mujiaman
Di samping itu, sebagaimana diketahui, Paslon MAJU mengedepankan pemberdayaan UMKM Kota Surabaya secara berkelanjutan dan intensif. Pasangan pemimpin yang dikenal peduli ini memastikan, di masa mendatang, UMKM Kota Surabaya mendapatkan bantuan mulai dari permodalan, pelatihan, pendampingan hingga pemasaran. Hal ini juga menjadi kesamaan visi dan misi Gojek Indonesia dan Paslon MAJU.
“Fokus utama, pilar utama kita adalah memberikan social impact yang lebih luas, penguatan UMKM adalah penguatan masyarakat yang lebih luas, Gojek selalu terbuka untuk bekerja sama,” ujar Charlie.
Tak hanya itu, paslon MAJU juga ingin mengembalikan kejayaan Kota Surabaya sebagai pusat perdagangan Indonesia bagian timur. Karena itu UMKM sebagai penunjang utama ekonomi harus dikembangkan dengan baik agar dapat memenuhi kebutuhan perdagangan.
UMKM sendiri merupakan penunjang utama ekonomi masyarakat, maka dari itu perlu dikembangkan agar dapat menggerakkan perekonomian kota dan masyarakat dalam kondisi apapun.
“Surabaya adalah pusat perdagangan untuk Indonesia bagian timur, tidak mungkin kita bisa sendiri kita harus berjalan bersama atau berkolaborasi. Memfokuskan keterlibatan publik lebih luas, bekerja lebih erat bagaimana meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM. Karena UMKM adalah penunjang utama ekonomi kita,” tutup Charlie.(RJ1/Red)







