BANYUWANGI (RadarJatim.id) — Kurangnya pasokan pupuk ke sejumlah petani secara tidak langsung sangat berdampak pada pengelolaan lahan dan pertumbuhan bagi tanaman. Kini, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, merintis pengelolaan pupuk organik cair plus eco enzyme yang diharapkan bisa mengatasi keluhan dan mencukupi kebutuhan pupuk bagi sejumlah petani, khususnya di wilayah Kecamatan Bangorejo.
Seperti disampaikan Kepala Desa (Kades) Sambirejo, Hari Liswanto, bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemuda, Pemdes kini aktif menumbuhkembangkan pengelolaan pupuk organik cair plus eco enzyme ini secara bertahap.
“Di Desa Sambirejo yang begitu luas, hingga saat ini pun terus membutuhkan pupuk. Mulai petani padi, palawija ataupun sejumlah petani buah. Semoga di desa kami pupuk organik yang dirintis ini bisa sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat petani atau pekebun,” ungkapnya, Rabu (22/5/2024).
Selain itu, diawali dengan melakukan sosialisasi ke sejumlah kelompok tani, tokoh masyarakat, BPD, juga sejumlah kelompok pemuda yang saat itu hadir, mereka sangat merespon positif untuk dalam rangka menuju desa produktif dan mandiri yang berkelanjutan.
“Hal ini tidak terlepas dari pengoptimalan dalam ketahanan pangan dan secara kontinyu kita akan melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk kembali lagi ke pupuk organik,” pungkasnya. (tyo)







