SURABAYA (RadarJatim.id) – Calon Wakil Walikota Surabaya, Mujiaman, melanjutkan kampanyenya yang dibalut dengan kegiatan sapa warga. Kali ini ia menyambangi wilayah pinggiran, tepatnya di kelurahan Warugunung, Kecamatan Karang Pilang.
Sesampainya di lokasi, Mujiaman langsung disambut warga dan tokoh masyarakat setempat dengan antusias serta diiringi dengan lagu kemenangan pasangan calon nomor urut dua yang berjudul “Salam Dua Jari”.
Kirman, salah satu tokoh masyarakat Warugunung, mengatakan bahwa kehadiran Mujiaman dapat membawa hal yang positif untuk wilayahnya.
Ia mengaku, sampai saat ini banyak warga di sana yang mengeluh karena wilayahnya kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah kota.
Misalnya, penyaluran bantuan masyarakat yang masih belum merata dan belum menyentuh kalangan yang membutuhkan. Sehingga bantuan yang diberikan dinilai tidak tepat sasaran.
“Saat ini kami sebagai warga Warugunung merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat. Untuk meminta bantuan-bantuan pun sangat sulit,” ujar Kirman, Minggu (25/10/2020).
Oleh karena itu, Kirman berharap jika benar-benar terpilih menjadi pemimpin Kota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman dapat mewujudkan pembangunan secara merata dengan mengucurkan dana sebesar Rp 150 juta per RT. Sehingga, tidak ada ketimpangan antara pusat dan wilayah pinggiran.
“Kami berharap sebagai warga Surabaya, program-program itu dapat dijalankan sebaik mungkin jika bapak Machfud Arifin-Mujiaman terpilih sebagai pemimpin di Kota Surabaya,” ungkapnya.
Mantan Direktur Utama PDAM Surya Sembada ini menyampaikan bahwa pembangunan di Surabaya masih tidak merata. Salah satu contoh, perencanaan pembangunan desa oleh Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) desa dirasa kurang maksimal dan hasilnya tidak dapat dirasakan.
“Bantuan kepada RT/RW menurut saya masih masih kurang merata. Hasil Musrenbang Desa juga belum maksimal. Dana 150 juta per RT harus berhasil dan dapat meningkatkan pembangunan,” jelas alumnus ITS ini. (RJ1/Red)







