• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Rabu, 21 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Politik

Dialog Publik RPS Jilid VII, Bawaslu Sudah Petakan Kerawanan Pilkada Sidoarjo

by Radar Jatim
23 Juli 2024
in Politik
0
Dialog Publik RPS Jilid VII, Bawaslu Sudah Petakan Kerawanan Pilkada Sidoarjo

Agung Nugraha, Ketua Bawaslu Sidoarjo saat menjadi narasumber di dialog publik RPS jilid VII di Kedai Bu Atiek, Jalan Dr.Soetomo nomor 26 atau dibelakang Lapas Delta Sidoarjo.

65
VIEWS

SIDOARJO (RadarJatim.id) – WhatsApp Group Ruang Publik Sidoarjo (WAG RPS) kembali menggelar dialog publik ‘Mencari dan Memilih Calon Pemimpin Sidoarjo 2024’ jilid VII di Kedai Bu Atiek, Jalan Dr.Soetomo nomor 26 atau dibelakang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Delta Sidoarjo.

Dialog publik RPS jilid VII kali ini menghadirkan Fauzan Adhim Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo, Agung Nugraha Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sidoarjo, Musta’in Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sidoarjo dan Jamil Jurist Dosen Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara (Ubhara)-Surabaya sebagai narasumber, Minggu (21/07/2024) malam.

Ketua Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap titik-titik kerawananan dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo tahun 2024 ini.

“Kita lagi fokus melakukan evaluasi kinerja adhoc saat Pileg (Pemilihan Legislatif, red) dan Pilpres (Pemilihan Presiden, red) kemarin. Karena ada beberapa catatan yang sangat menyakitkan, yaitu dengan ‘hilangnya’ dua adhoc, baik di KPU maupun di Bawaslu,” katanya.

Saat ini yang menjadi konsen dari Bawaslu Sidoarjo, yaitu terkait etik jajaran adhoc yang berada dibawah naungannya ataupun dibawah naungan KPU Sidoarjo yang menjalankan tugas-tugasnya melebihi kewenangannya.

Menurut Agung Nugraha bahwa ada beberapa potensi kerawanan penyelanggaraan Pilkada yang disebabkan oleh tipologi sosial budaya di Kabupaten Sidoarjo.

“Kalau kita bicara agrobis, maka karakteristik pantutannya adalah birokrasi dan tokoh masyarakat,” ucapnya.

Begitu juga dengan latar belakang masyarakatnya adalah pedagang dan religius, maka yang menjadi panutannya adalah para tokoh agama.

Untuk itu, tiga tokoh atau panutan tersebut mempunyai peranan penting dalam menjaga kondusifitas dalam setiap penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu), baik Pileg, Pilpres maupun Pilkada di Kabupaten Sidoarjo.

“Kami sudah sampaikan peta kerawanan ini ke teman-teman di kepolisian. Karena itu, Pak Kapolres Sidoarjo sering mengajak bangun cooling system terkait kesiapan Pemilu serta menarik partisipasi warga untuk memberikan masukan dan informasi,” tambahnya.

Hal-hal inilah yang menurut Agung perlu dijadikan refleksi seluruh komponen masyarakat agar bisa memilih calon pemimpin terbaik yang bisa membawa Sidoarjo ke depan menjadi lebih baik lagi.
“Pilihannya hanya dua, apakah kita akan menjadikan Pilkada ini sebagai kegiatan politik atau kegiatan ekonomi. Kalau politik, maka seluruh kebijakan pimpinan daerah ke depan pasti akan berpihak pada rakyat,” terangnya.

Jika masyarakat menjadikan Pilkada ini sebagai kegiatan ekonomi, maka semua aturan yang dihasilkan oleh para pimpinan daerah akan berpihak pada pemilik modal.

“Karena itu, saya tidak suka Pemilu disebut sebagai pesta demokrasi,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Agung bahwa Bawaslu Sidoarjo sudah melakukan koordinasi dengan semua stakeholder yang ada, mulai dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kementerian Agama (Kemenag) maupun organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
“Agustus nanti setelah Desk Pilkada dilantik, kita akan coba mengelola untuk berbagi peran lembaga-lembaga tadi agar semuanya menyuarakan hal yang sama,” jelasnya.
Sementara itu, Jamil Jurist menuturkan bahwa piranti hukum yang menjadi rambu-rambu pelaksanaan Pemilu di Indonesia sudah sangat baik, apabila dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Begitu juga dengan penyelenggara Pemilu-nya yang sangat lengkap, dimana ada KPU yang melaksanakan, Bawaslu yang mengawasi dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberikan sanksi kepada para penyelanggara Pemilu, apabila tidak bekerja secara profesional.

“Jadi, dalam hal ini peran akademisi untuk menyiapkan aturannya sudah selesai,” tuturnya.

Menurut Jamil bahwa legal culture atau budaya hukum masyarakat juga menjadi salah satu faktor penentu lainnya, sehingga dalam setiap kontestasi Pemilu, baik Pilpres, Pileg maupun Pilkada tidak menghasilkan pemimpin-pemimpin yang baik.

“Jangan-jangan kita sebagai masyarakat yang justru menjadi penyebab masalah, sehingga Pemilu ini tidak menghasilkan pemimpin-pemimpin yang baik. Mari mengintrospeksi diri kita masing-masing,” pungkasnya. (mams)

Related Posts

Pengajian Isra’ Mi’raj di Masjid Baitul Amin Kedanyang, KH Zainal Abidin: Jadikan Salat sebagai Solusi Problem Kehidupan

Pengajian Isra’ Mi’raj di Masjid Baitul Amin Kedanyang, KH Zainal Abidin: Jadikan Salat sebagai Solusi Problem Kehidupan

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) - Panitia Peringatan...

Driver Taksi Online Meninggal Saat Hendak Antar Jamaah Umrah di Perum Citra Garden Sidokepung Buduran Sidoarjo, Ini Kronologinya

Driver Taksi Online Meninggal Saat Hendak Antar Jamaah Umrah di Perum Citra Garden Sidokepung Buduran Sidoarjo, Ini Kronologinya

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

SAKIT: Driver taksi online meninggal...

Bekali Siswa Hadapi Peluang Karier, SMAMIO Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia

Bekali Siswa Hadapi Peluang Karier, SMAMIO Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- SMA Muhammadiyah...

Load More
Next Post
Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 Tahun, JCW Beri Catatan Khusus Terkait Kinerja Kejari Sidoarjo

Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 Tahun, JCW Beri Catatan Khusus Terkait Kinerja Kejari Sidoarjo

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In