SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMP YPM 2 Sukodono telah menggelar rangkaian acara meriah peringati HUT RI ke-80, pada tanggal 15–16 Agustus 2025. Puncaknya ditandai dengan pelepasan sekitar setengah kuintal benih ikan lele ke sungai depan sekolah.
Ketua Panitia HUT, Faridatun Nikmah, S.Pd., menuturkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan sarat makna. “Meski acara ini nampak seperti hiburan perlombaan, namun ada semangat nilai perjuangan yang patut diteladani dari para pahlawan,” tuturnya.
“Melepaskan ikan lele ke sungai adalah implementasi rasa syukur atas karunia Allah telah diberi bangsa yang makmur sejahtera,” ungkap Bu Nikmah_sapaan akrabnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan opening ceremony, lomba pidato, hias tumpeng, adzan, sambung ayat Al-Qur’an, hingga permainan tradisional memasukkan sedotan ke dalam botol.
Sementara pada Sabtu (16/8), acara dilanjutkan dengan lomba tari kreasi, cerdas cermat, lomba memancing, pembagian hadiah, serta ditutup dengan tabur ikan lele sebagai simbol cinta tanah air sekaligus kepedulian terhadap ekosistem air.
Kepala SMP YPM 2 Sukodono, Hj. Lailatul Mufidah, S.Ag., M.Pd.I., turut hadir dan memberikan apresiasi atas antusiasme seluruh siswa.
“Kegiatan semacam ini sangat penting untuk menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar,” ujarnya.
Salah satu siswa kelas IX A, Rendi, mengaku senang dengan rangkaian lomba tahun ini.
“Acara lomba seperti mancing dan pelepasan ikan hasil pancingan perlu terus diadakan setiap tahun, agar seluruh siswa bisa belajar arti sabar dan menghargai alam,” ungkapnya.
Selain lomba-lomba yang sarat edukasi, kegiatan unik seperti lomba tumpeng mini turut menjaga tradisi kuliner Nusantara.
Lomba sambung ayat Al-Qur’an juga menjadi ajang memperkuat hafalan para siswa. Sedangkan lomba memancing dipandang sebagai sarana melatih kesabaran sekaligus kepekaan motorik siswa.
Acara penutupan HUT RI ke-80 di SMP YPM 2 Sukodono ini juga menandai dibukanya penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2026–2027.
“Serta diharapkan mampu menginspirasi siswa untuk semakin mencintai tanah air dan melestarikan lingkungan,” harapnya.(mad)







