SURABAYA (RadarJatim.id) – Pucuk pimpinan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berganti. Prof. Dr. Ir. Triyogi Yuwono, DEA, IPU, ASEAN.Eng. dilantik menjadi Rektor baru untuk periode 2025–2030 berdasar SK pengangkatan No 028/SK/Yarsis/X/2025 tertanggal 25 Oktober 2025. Selama ini Prof. Triyogi dikenal sebagai guru besar ITS dan pernah menjabat sebagai Rektor ITS periode tahun 2011 – 2015.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momen penghargaan dan pelepasan bagi rektor sebelumnya, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng., yang telah me”nahkodai” Unusa selama dua periode (2015-2025).
Prosesi serah terima jabatan yang menandai penyerahan tongkat estafet kepemimpinan tersebut dilakukan oleh Ketua Yarsis, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh., DEA, di Auditorium Lantai 9 Unusa Tower, Kampus B, Sabtu (25/10) siang. Yarsis adalah yayasan yang membawahi Unusa dan RSI Surabaya.
Dalam sambutannya, Prof. Mohammad Nuh menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan di perguruan tinggi merupakan bagian penting dari dinamika kelembagaan. Ia menekankan bahwa kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa Unusa menuju fase yang lebih berkembang dan berdampak bagi masyarakat.
“Tantangan dan persoalan yang dihadapi tidak akan ada hentinya bahkan semakin unik dan kompleks. Apa yang sudah dibangun baik kita pertahankan dan kembangkan. Estafet kepemimpinan ini bukan pergantian, tetapi tentang kesinambungan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Prof. Nuh juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Prof. Achmad Jazidie atas dedikasi dan pengabdiannya selama dua periode menjabat sebagai rektor Unusa.
“Atas nama yayasan, saya sampaikan banyak terima kasih kepada Prof Jazidie dan Ibu, atas dedikasi selama 10 tahun. Jika diringkas, dengan 10 tahun itu, prestasi Unusa melampaui usianya. Kami berterima kasih atas segala prestasi, yang paling jelas dan tidak terbantahkan adalah dari pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi,” tutur Prof. Nuh dengan bangga.
Ditambahkan, tugas Prof Triyogi ke depan tidak mudah. Tantangan akan semakin unik dan kompleks, namun dengan kerja sama dan merangkul semua elemen, Unusa akan menuju fase yang lebih progresif. “Saya sampaikan juga terima kasih kepada Prof Triyogi yang berani mengambil permohonan dan permintaan kami untuk meneruskan apa yang sudah dirintis pendahulunya,” tuturnya.

Prof. Triyogi Yuwono mengucapkan sumpah jabatan sebagai Rektor Unusa periode 2025–2030.
Pada kesempatan konferensi pers, Prof. Triyogi Yuwono menegaskan komitmennya untuk membawa Unusa menjadi agen perubahan sosial yang berdampak luas terhadap bangsa. Ia menilai potensi Unusa sangat besar, terutama dalam kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Ke depan, Unusa harus hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai institusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami akan mendorong potensi yang dimiliki Unusa agar menjadi lebih optimal dan relevan dengan tantangan global,” kata Anggota Tim Koordinator Program World Class University Direktorat Pendidikan Tinggi sejak tahun 2015 ini.
Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Prof. Triyogi, Unusa menatap lima tahun ke depan sebagai momentum untuk memperkokoh perannya sebagai kampus yang unggul, berdaya saing global, dan berdampak bagi pembangunan berkelanjutan. (rio)







