GRESIK (RadarJatim.id) — Keluarga Besar Pondok Pesantren Refah Islami Gresik, Jawa Timur dengan penuh rasa syukur menggelar pelantikan pengurus OSIM 2026, Senin (19/1/2026). Hal itu menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan santri di pesantren tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh asatidzah, karyawan, serta santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Suasana khidmat dan penuh harapan menyelimuti prosesi, seiring berpindahnya amanah dari pengurus lama kepada pengurus baru.
Acara diawali dengan sambutan pengurus OSIM 2025. Ketua OSIM MTs menyampaikan refleksi personal yang menyentuh, tentang perubahan dirinya selama mengemban amanah. Dari pribadi yang pendiam dan kurang bersosialisasi, OSIM telah menempa dirinya menjadi sosok yang terbiasa berkolaborasi, berdiskusi, dan bergerak bersama, demi keberlangsungan program. Ia berpesan agar OSIM dijadikan sebagai lahan bertumbuh dan ruang mengembangkan potensi diri.
Senada dengan itu, ketua OSIM MA 2025 mengajak para pengurus baru untuk memandang OSIM sebagai sarana latihan kepemimpinan masa depan. Dengan penuh optimisme, ia menyampaikan, bahwa bukan tidak mungkin, 30 tahun mendatang, para aktivis OSIM hari ini akan mengemban amanah besar sebagai pemimpin bangsa, misalnya di parlemen, kementerian, bahkan hingga kursi presiden.
“Maka siapkan diri antum semua mulai dari sekarang,” pesannya.
Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan piagam dari pengurus OSIM 2025 kepada OSIM 2026 sebagai simbol resmi beralihnya amanah kepemimpinan. Momen ini menjadi penegasan, bahwa kepemimpinan adalah estafet perjuangan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Ikrar pengurus OSIM 2026 kemudian dipimpin langsung oleh Mudir Pesantren Refah Islami, KH Farid Dhofir, Lc, MSi dan diikuti oleh seluruh pengurus OSIM 2026. Ikrar tersebut menjadi janji moral dan spiritual dalam mengemban tugas, menjaga amanah, serta mengabdi untuk kemajuan pesantren. (har)







