KEDIRI (Kediri) – Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri menekankan pentingnya kualitas lulusan dalam pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) APBD 2026. Pada pembukaan Angkatan I yang dibuka, Senin (9/2/2026), tercatat 586 orang mendaftar, sementara kuota pelatihan yang tersedia hanya 80 peserta.
Pelatihan vokasi tersebut dibuka bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Kediri, serta Kabupaten dan Kota Blitar. Hal ini sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Kepala UPT BLK Kediri, Moh. Aris Setiawan, mengatakan, PBK dirancang berbasis standar kompetensi kerja nasional dengan porsi praktik yang dominan.
“Kami ingin lulusan BLK Kediri benar-benar siap kerja, bukan sekadar memiliki sertifikat,” ujar Aris.
Pada Angkatan I ini, BLK Kediri membuka lima paket kejuruan, meliputi Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana, Desainer Grafis Muda, Penggambaran Model 3D dengan CAD, Menjahit Pakaian dengan Mesin, serta Plate Welder SMAW 3G-UP PF.
Kasi Pelatihan dan Sertifikasi UPT BLK Kediri, Rizal, menyampaikan, bahwa tingginya animo masyarakat menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga mutu pelatihan.
“Kami melakukan seleksi ketat agar peserta yang lolos benar-benar siap mengikuti pelatihan hingga tuntas dan memiliki kesesuaian dengan kejuruan yang dipilih,” kata Rizal.
Menurut Rizal, selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali kemampuan nonteknis yang dibutuhkan industri.
“Soft skill seperti disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja dalam tim menjadi bagian penting dari proses pelatihan. Ini yang sering menjadi penentu penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.
Rizal menambahkan, durasi pelatihan disesuaikan dengan standar kompetensi masing-masing kejuruan.
Empat kejuruan dilaksanakan selama 33 hari atau 260 jam pelajaran, sedangkan kejuruan Plate Welder SMAW 3G-UP PF berlangsung 43 hari atau 340 jam pelajaran. Ia berharap, lulusan PBK APBD 2026 tidak hanya terserap di dunia kerja, tetapi juga mampu membuka peluang usaha mandiri.
“Pelatihan ini kami arahkan agar peserta punya pilihan, bisa bekerja di industri atau menjadi wirausaha,” ungkap Rhizal.
Pelatihan PBK APBD 2026 Angkatan I di BLK Kediri mulai dilaksanakan 9 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga selesai sesuai durasi masing-masing kejuruan. (rul)





