SIDOARJO (RadarJatim.id) — Ada pemandangan yang sangat berbeda dalam kegiatan Pondok Ramadan 1447 Hijriah yang dilakukan oleh para siswa dan siswi SMK Senopati, Sedati, Sidoarjo ini.
Mereka para siswa tidak lagi berkutat dengan mesin atau perangkat komputer dan perkantoran. Tetapi nampak khusyuk mengikuti pelatihan pemulasaraan jenazah, mulai dari memandikan hingga mengkafani hingga mensalatkan.
Menurut Kepala SMK Senopati, Fathoni, M.Pd menjelaskan dalam bulan Ramadan ini merupakan kesempatan bagi anak-anak untuk meningkatkan kualitas beribadah.
“Sehingga harapan kami, momen Pondok Ramadan ini menjadi sarana pembinaan spiritual dan karakter murid, agar nilai-nilai ke Islaman dapat difahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” harap Fathoni, pada (3/3/2026) siang.
Kegiatan nak-anak diperkuat dengan Salat Dhuha agar anak-anak terbiasa melakukan ibadah-ibadah sunah. Apalagi ibadah Salat Dhuha itu lebih trennya dikenal dengan salat ekonomi.
“Barangsiapa yang membiasakan diri untuk melaksanakan salat dhuha itu, akan dijamin dalam pencarian rezekinya itu lancar. Sehingga anak-anak semangat dan terbiasa Salat Dhuha,” urainya.
Termasuk juga ada kegiatan Tadarus Al Qur’an ibadah yang paling besar pahalanya. Apalagi membaca Al Qur’an waktu Ramadan bersamaan diturunkannya Al Qur’an. “Dan anak-anak diwajibkan bisa membacanya, harapannya paling tidak bisa memahami bacaan Al Qur’an sebagai kitab Suci Umat Islam,” jelasnya.
Paling menarik anak-anak diajarai, bahkan diwajibkan ikut kegiatan Pemulasaran Jenazah, agar bila ada tetangga dan kelauarganya yang meninggal bisa langsung ikut merawatnya. “Jangan hanya sekedar duduk-duduk, menunggu sambil ngobrol yang tidak bermanfaat,” terang Pak Fathoni_sapaan akrabnya.
Kami berharap anak-anak bisa langsung turut ikut di dalam prosesnya.
“Makanya mereka diajari tidak hanya teori, tetapi juga praktik secara lengkap. Mulai dari tata cara memandikan, tata cara mengkafani yang benar, juga bagaimana tata cara men salati yang benar hingga mengantarkan ke pemakanam,” urai Pak Fathoni.

Jadi semua itu tujuannya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan murid kepada Allah, SWT dan membentuk karakter religius, disiplin, jujur, bertanggung jawab serta menanamkan nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sekolah dan masyarakat
Harapan utama kami murid-murid bisa menjadi pribadi yang lebih baik secara spiritual dan moral. “Dengan begitu akan terbentuknya budaya sekolah yang religius dan berkarakter, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Ramadan di kehidupan sehari-hari,'” pungkasnya.
Adapun kegiatan Pondok Ramadan 1447 H di SMK Senopati Sedati Sidoarjo terbagi dalam tiga sesi. Pertama dilakukan siswa kelas X, dan dilaksanakan pada tanggal 23-25 Februari 2026.
Untuk kelas XII dilaksanakan pada tanggal 26-27 Februari, dan untuk kelas XI dilaksanakan pada tanggal 3-5 Maret 2026. Selain kegiatan tersebut, mereka juga mendapatkan tugas untuk membuat video kegiatan selama Pondok Ramadan.(mad)






