SURABAYA (RadarJatim.id) — Gerakan Pekan Perupa Antar Kota (GEPPRAK) menggelar Pameran Lukisan Religi “TAQWA” sebagai bagian dari Pekan Seni Rupa Jawa Timur 2026. Pameran ini menampilkan karya-karya 24 pelukis dari berbagai kota di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Gresik, Lamongan, dan Bangkalan.
Pelaksanaan pameran berlangsung 4-10 Maret 2026, di Galeri Prabangkara Taman Budaya Jawa Timur, Jl. Genteng Kali No. 85, Surabaya. Dibuka Rabu sore 4 Maret 2026 saat moment berbuka puasa pukul 17.48 WIB. Pameran terbuka untuk umum, gratis tanpa tiket masuk, galeri buka setiap hari pukul 10.00- 20.00 WIB.
Pameran ini bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat dan menjadi wadah bagi pelukis senior dan junior untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan. “TAQWA” juga menjadi sambutan terhadap kedatangan bulan suci Ramadan.
“Kami berharap pameran ini dapat melahirkan generasi penerus seni yang berbakat dan memiliki landasan nilai yang kokoh,” kata Ketua Umum GEPPRAK, Muit Arsa, serasa menambahkan, pameran ini akan menjadi sarana untuk menyampaikan pesan kebaikan melalui karya-karya seni.
Pelukis Sannggar DAUN
Dalam pameran ini, lima pelukis muda dari Sanggar DAUN, yakni Azzahra Adiva (Surabaya), Candice Jyotika (Sidoarjo) dan Cailyn Bachumaira, Aisyah Hilya, Annisa Nismara (Gresik), turut memamerkan masing-masing satu karya lukisan bertema Ramadan.
Candice Jyotika (usia 7 tahun) menampilkan karya berjudul “Kiblat“, cat akrilik di atas kanvas ukuran 100×100 cm. Sedangkan tiga anak Sanggar DAUN dari Gresik, yakni Cailyn Bachumaira, Aisyah Hilya, dan Annisa Nismara, yang semula ingin menampilkan karya hasil on the spot painting di masjid Namira Lamongan yang mereka kerjakan saat puasa hari pertama, melukis langsung di lokasi sekitar masjid.
Namun, sehari menjelang pameran, salah satu pelukis, yakni Cailyn Bachumaira berubah pikiran menampilkan karya lain yang berjudul “Terbit” (2026), mixmedia cat akrilik dan paperclay-gipsum di atas kanvas 70×40 cm, dengan objek sebuah pohon dan matahari terbit.

Azzahra Adiva, seniman muda dari Sanggar DAUN berpose di depan karyanya yang sedang dipamerkan “Ramadhan”, akrilik di atas kanvas 100×100 cm, 2026.
Pelukis lainnya dari Sanggar DAUN asal Surabaya, Azzahra Adiva (usia 7 tahun) menampilkan karya lukisan terbarunya, cat akrilik di atas kanvas berukuran 100×100 cm dengan judul “Ramadhan” (2026), dilukis tepat awal puasa tahun ini.
Azzahra Adiva, pelukis muda yang telah berpameran tunggal dengan tajuk “Dunia Azzahra” di Galeri Merah Putih Balai Pemuda Surabaya tahun lalu (2025), di sela-sela acara pembukaan pameran Rabu (4/3/ 2026) mengungkapkan rasa senangnya telah ikut berpameran bersama para seniman senior Jawa Timur, termasuk karya gurunya Sanggar DAUN, Arik S. Wartono, yang juga menampilkan satu karya bertema dzikir.
“Aku melukis masjid dan ketupat. Karena melukisnya pas lapar awal puasa kemarin dan pengen segera lebaran, enak nanti makan ketupat dan dapat sangu lebaran,” ungkapnya polos sambil malu-malu berpose di depan karyanya yang sedang dipamerkan.
Sedangkan Arik S. Wartono, ketika dihubungi secara terpisah, Kamis (5/3/2026), menyampaikan, keikutsertaaan para muridnya di Sanggar DAUN berpameran bersama para pelukis Jawa Timur, agar mereka selain bisa menimba ilmu dari para pelukis senior, juga terutama untuk memperluas pergaulan mereka dalam dunia seni khususnya seni lukis. Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak canggung untuk bergaul dengan berbagai tipe dan karakter seniman yang beragam.
Berikut ini para pelukis yang sedang berpameran dengan tajuk “TAQWA” di Galeri Prabangkara Taman Budaya Jatim, 4-10 Maret 2026: Ahmad Dzawil, Aisyah Hilya, Ani Hasan, Annisa Nismara, Arik S. Wartono, Azzahra Adiva, Buggy Butterfly, Candice Jyotika, Caylin Bachumaira, Cholis Rajaba, Herman Sugianto, Istoyo, Joko Priono, Mada Suradi, Makrub, Misgeiyanto, Muit Arsa, Nurul Nuywell, Paydi, S. Rijal, Shofia QN, Tyo Punk, Webeech Mantarsov, Welldo Wnophringgo. (har)







