KEDIRI (RadarJatim.id) — Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin bersilaturahim ke sejumlah ulama di Kota Kediri, Senin (6/4/2026). Salah satu kunjungan dilakukan ke Pondok Pesantren Wali Barokah.
Kunjungan tersebut disambut Ketua Ponpes, KH Sunarto, di Wistram Ponpes Wali Barokah. Agenda ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan kalangan pesantren dalam mendukung pembangunan Kota Kediri.
Saat menerima rombongan wali kota, Kiai Sunarto menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) sebagai fondasi menjaga keharmonisan dan mendorong kemajuan masyarakat.
“Silaturahim termasuk bagian penting. Tanpa silaturahim, hubungan akan terasa hambar. Karena itu, relasi antara ulama dan umaro harus terus diperkuat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Kediri terhadap pesantren, baik melalui program maupun kehadiran langsung kepala daerah dalam berbagai kegiatan. Menurut dia, hal tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi lingkungan pesantren.
Sunarto menyebut, Ponpes Wali Barokah terus berupaya meningkatkan kontribusi bagi masyarakat. Selain aktif dalam layanan kesehatan melalui Posyandu, pesantren ini juga mencatatkan sejumlah prestasi, di antaranya peringkat tiga pesantren sehat tingkat Jawa Timur serta juara pertama program eco pesantren.
“Harapan kami, kolaborasi ini dapat mendorong pemerintah menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat,” katanya.
Sementara itu, Vinanda Prameswati mengatakan, silaturahim tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pondok pesantren.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Kami juga berterima kasih atas dukungan pondok pesantren dalam pembangunan Kota Kediri,” ujarnya.
Menurut dia, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam menjalankan pembangunan. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pesantren dan LDII, dinilai penting, terutama dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak.
“Kolaborasi dan koordinasi ini harus terus diperkuat demi kesejahteraan masyarakat Kota Kediri,” ucapnya.
Senada, Sekretaris LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, menilai silaturahim antara pemerintah dan pesantren merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis.
“Kami melihat ini sebagai momentum memperkuat sinergi. Pemerintah dan pesantren harus berjalan bersama untuk mewujudkan Kota Kediri yang lebih baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya siap mendukung program pemerintah, terutama dalam pembinaan generasi muda, penguatan karakter, serta menjaga kerukunan masyarakat.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan ulama dan umaro, sekaligus mendukung visi pembangunan Kota Kediri.
Sebelumnya, rombongan wali kota juga melakukan silaturahim ke sejumlah pesantren lain, seperti Pondok Pesantren Lirboyo, PPST Ar-Risalah, Pondok Pesantren Ma’unah Sari, dan Pondok Pesantren Al-Islah. (rul)







