GRESIK (RadarJatim.id) — Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik akhirnya memilih KH Khusnul Hamidi, SPdI, MPdI dan Andi Fajar Yulianto, SH, MH sebagai Ketua dan Sekretaris DPD LDII Gresik masa bakti 2026-2031. Duet pemimpin muda berintegritas ini diharapkan mampu membawa ormas keagamaan ini lebih optimal dalam menjalankan peran keumatan dan siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan kontribusi konkret kepada masyarakat dan pemerintah.
“Semoga senantiasa diberikan kekuatan, kemudahan, serta keberkahan dalam setiap langkah, dan mampu membawa organisasi menuju kebaikan yang lebih besar bagi umat, bangsa, dan daerah,” ungkap Ketua Panitia Musda X DPD LDII Kabupaten Gresik, Andi Fajar Yulianto, Rabu (15/4/2026).
DPD LDII Kabupaten Gresik menggelar Musda X pada Selasa (14/4/2026) yang berlangsung di Aula Kantor LDII Gresik di Jl. Wahidin Sudirohusodo Gresik. Dengan tema “Peningkatan SDM Unggul, Profesional Religius, Menuju Terwujudnya Sukses Nawakarsa Kabupaten Gresik”, Musda ini menjadi momentum penting bagi optimalisasi peran LDII ke depan..
Musda LDII Gresik ini merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyusun arah program kerja, serta meningkatkan peran LDII dalam kehidupan bermasyarakat. Forum ini juga menjadi momentum penting memperkuat sinergi antarlembaga dan organisasi kemasyarakatan/keagamaan, sekaligus meneguhkan komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya saat Musda, Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik masa bakti 2021-2026, KH Abdul Muis Zuhry, menekankan pentingnya membangun kerja sama yang harmonis dengan berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga dan organisasi masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang rukun, solid, dan produktif.
“Melalui Musda ini, kami berharap terjalin kerja sama yang semakin kuat antar lembaga dan organisasi masyarakat, sehingga dapat bersama-sama memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH Amrozi Konawi dalam arahannya menekankan pentingnya proses pembentukan kepemimpinan yang baik dan sesuai dengan prosedur organisasi. Ia mengingatkan, bahwa pemimpin tidak hanya dipilih, tetapi juga harus dipersiapkan dengan baik agar mampu menjalankan amanah secara optimal.
Menurutnya, kepemimpinan dalam organisasi memiliki tanggung jawab besar, terutama dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
“Pemimpin harus hadir untuk melayani masyarakat, sekaligus menjadi pelindung yang mampu memberikan rasa aman dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi,” pesannya.
Sementera Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang hadir dan membuka Musda, berharap untuk mendorong peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan di tengah-tengah tantangan global yang semakin tahun kian kompleks.
Ia mengapresiasi kontribusi LDII dalam pembangunan daerah selama ini, khususnya dalam pembinaan umat dan penguatan akhlak masyarakat.
“Kerukunan antarumat beragama di Gresik telah terjalin erat dan menjadi modal penting dalam menjaga kondusifitas wilayah,” tambahnya
“LDII mempunyai peran strategis, tidak hanya sebagai lembaga dakwah,tetapi juga sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat ketahanan moral, serta membangun karakter masyarakat yang berintegritas,dan mandiri,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Musda, Andi Fajar Yulianto, menjelaskan, forum Musda mengusulkan enam kandidat calon ketua, yang terdiri atas tiga unsur ulama dan tiga dari kalangan profesional. Beberapa nama yang diusulkan di antaranya Farid Kurnia, Khusnul Hamidi, dan Husnan Abdul Gani.
dikatakan, peserta Musda melibatkan unsur pengurus cabang di tingkat kecamatan serta pengurus DPD di tingkat kabupaten. Diharapkan, melalui Musda ini dapat lahir kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin berkembang.
“Harapan kami, LDII terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Program-program yang ada dapat dituntaskan sehingga memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat,” ungkapnya, seraya menambahkan, LDII Gresik juga diharapkan mampu mendorong penguatan sektor ekonomi umat yang memberikan kemaslahatan, serta berkontribusi lebih luas bagi pembangunan bangsa. (har/sha)






