SURABAYA (RadarJatim.id) – Rumah Zakat Surabaya menggelar pelatihan strategis bertajuk “Manajemen Dapur Umum dan Logistik Bencana” di Masjid Baitussalam, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Sabtu (2/5/2026). Program ini merupakan upaya nyata menjadikan rumah ibadah bukan sekadar pusat ibadah atau spiritual, melainkan instrumen vital dan sentral mitigasi bencana berbasis masyarakat yang mandiri.
Kegiatan ini diikuti oleh Tim Siaga Bencana Masjid, takmir, serta relawan yang berperan aktif dalam penanganan kebencanaan di lingkungan sekitar. Rangkaian kegiatan dimulai dari registrasi, pembukaan, penyampaian materi, hingga praktik langsung melalui simulasi dapur umum darurat.
Materi disampaikan oleh Muhammad Iqbal, perwakilan Dinas Sosial Jawa Timur yang memberikan pemahaman terkait pengelolaan dapur umum, mulai dari perencanaan menu, pengolahan bahan makanan, hingga sistem distribusi logistik yang efektif dan tepat sasaran. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan, kualitas bahan makanan, serta koordinasi tim dalam kondisi darurat.
“Para peserta dan pengurus Masjid Baitussalam ini sangat bagus respon dan pertisipasinya dalam pelatihan pengelolaan dapur umum kali ini, dalam penyampaian dan penguatan materi hingga mengikuti simulasi memasak di dapur umum darurat,” ujar Iqbal.
Dikatakan, pelatihan dan simulasi ini bertujuan agar peserta dapat memahami alur kerja secara langsung dan mampu mengaplikasikannya ketika menghadapi kondisi bencana.
“Agenda kegiatan hari ini sangat bermanfaat, karena kami jadi paham mengelola dapur umum dengan baik. Kami jadi lebih siap jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” ungkap Herman, Ketua Program Rumah Ibadah Tanggap Bencana (RITB) Masjid Baitussalam. (rj2)






