SIDOARJO (RadarJatim.id) — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Sidoarjo telah menyelenggarakan acara tasyakuran, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) IGTKI-PGRI yang ke-76.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur ini digelar di Gedung Sekretariat Baru IGTKI Kabupaten Sidoarjo, pada (22/2026) pagi, di Jl. Jati Selatan Sidoarjo.
Hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya Bunda Paud Kabupaten Sidoarjo, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Nanik Sumarviati, M.Pd., Kepala Seksi Kelembagaan Muji Astuti, M.Pd., serta Kepala Seksi Evaluasi Kesesuaian Dewi.
Hadir pula Ketua PGRI Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Sobirin beserta jajaran pengurus lainnya, Bapak/Ibu pengawas TK, serta seluruh jajaran pengurus IGTKI tingkat kabupaten maupun kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.
Ketua IGTKI-PGRI Sidoarjo Ifrochah, S.Pd.I M.Pd dalam sambutannya,menyampaikan sejarah singkat berdirinya organisasi ini, yang lahir pada 22 Mei 1950. Kelahiran IGTKI diprakarsai oleh tekad bersama para pendidik TK di seluruh Indonesia untuk bersatu dalam satu wadah organisasi.
Di usianya yang telah lebih dari tujuh dekade, IGTKI terbukti mampu bertahan dan terus beradaptasi di tengah berbagai tantangan dan perubahan kurikulum serta regulasi pemerintah.
”Usia 76 tahun bukanlah usia yang muda. Begitu banyak tantangan, ujian, bahkan beberapa dekade kurikulum telah kita lalui seiring bergantinya regulasi. Namun, semangat IGTKI dengan dukungan para anggota tidak pernah memupuskan semangat kita untuk menyerah,” ujarnya.
Pihaknya juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas, profesionalisme, dan martabat organisasi agar dapat memberikan dampak positif serta kesejahteraan bagi anggotanya.
“IGTKI juga menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung regulasi pemerintah, termasuk program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak,” tegas Bu If_sapaan akrabnya.
Sinergi Peningkatan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76, IGTKI Sidoarjo tidak hanya menggelar acara seremonial, tetapi juga fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Sebelum tasyakuran ini, telah dilaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi bagi kepala sekolah yang selesai empat hari lalu,” tuturnya.
Tidak berhenti di situ, IGTKI Sidoarjo juga telah menjadwalkan program lanjutan berupa peningkatan kapasitas bagi guru TK yang akan dilaksanakan selama empat hari ke depan, tepatnya pada tanggal 2, 3, 4, dan 5 Juni mendatang.
“Langkah ini diambil sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi anak didik. Rumah Perjuangan Baru untuk Guru TK,” terangnya.
Momen HUT ke-76 ini terasa semakin istimewa karena untuk pertama kalinya pengurus IGTKI Kabupaten Sidoarjo dapat menempati dan memanfaatkan gedung sekretariat baru. Gedung ini berhasil diwujudkan berkat bantuan, dukungan, serta kerja keras bersama seluruh anggota.
Sekretariat baru ini diharapkan dapat menjadi “rumah perjuangan” bagi peningkatan kualitas pendidikan guru Taman Kanak-Kanak di Sidoarjo. Suasana gedung juga tampak semakin asri dan indah berkat partisipasi para anggota yang menyumbangkan berbagai tanaman bunga beserta pot cantiknya beberapa waktu lalu.
Nanik Sumarviati juga menegaskan kalau IGTKI bergerak bersama, mengukir senyum anak bangsa melalui belajar yang ramah anak. Oleh karena itu, kita berharap tidak ada kekerasan.

Kekerasan itu tidak hanya kekerasan fisik, tapi ada kekerasan yang non-fisik itu lebih melekat. Kekerasan psikis itu lebih melekat dan akan diingat selamanya. “Kita berharap tidak ada kejadian yang seperti itu,” harapnya.
Ketua PGRI Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Sobirin juga berdoa semoga IGTI Sidoarjo makin bisa mensejahterakan anggotanya, juga bisa memberikan pembelajaran yang terbaik. “Sekaligus bisa membawa anak-anak sesuai dengan impian mereka,” doanya.
Acara tasyakuran diakhiri dengan doa bersama, dengan harapan seluruh pengurus dan anggota IGTKI-PGRI Kabupaten Sidoarjo senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi penerus bangsa.(mad)







