GRESIK (RadarJatim.id) — SMK Muhammadiyah 5 Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis teknologi modern. Siswa Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) melaksanakan praktik penggunaan drone pertanian untuk kegiatan pemberian nutrisi tanaman, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) Maxxi Tani yang diinstrukturi langsung oleh Abik. Kegiatan praktik dilaksanakan di area lahan sekolah dengan suasana penuh antusiasme. Para siswa mendapatkan materi tentang pengenalan komponen drone pertanian, cara pengoperasian, pengaturan volume semprot, hingga teknik penerbangan yang aman dan efektif.
“Drone yang digunakan merupakan drone khusus pertanian yang berfungsi untuk menyemprotkan nutrisi cair secara merata pada tanaman,” ujar instruktur dari Maxxi Tani, Abik.
Ia menjelaskan menjelaskan, bahwa penggunaan drone dalam pertanian modern sangat membantu meningkatkan efisiensi kerja petani. Teknologi drone, katanya, mampu mempercepat proses pemupukan atau pemberian nutrisi tanaman dengan hasil yang lebih merata dan hemat tenaga.
“Harapannya, siswa ATPH SMK Muhammadiyah 5 mampu menguasai teknologi ini sebagai bekal ketika terjun ke dunia kerja,” ujarnya.
Dalam praktiknya, siswa tidak hanya menyaksikan demonstrasi, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mencoba mengoperasikan drone di bawah pengawasan instruktur dan guru pembimbing. Mereka belajar mengatur ketinggian terbang, kecepatan semprot, serta memahami standar keselamatan kerja.
Guru pembimbing yang mendampingi para siswa, Rizki Ardial Akbar, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis industri yang selaras dengan kebutuhan pertanian masa kini.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kompetensi langsung dalam penggunaan teknologi pertanian modern. Kolaborasi dengan DUDI seperti Maxxi Tani menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas lulusan,” jelas Rizki.
Salah satu siswa ATPH, Adis, mengaku senang dan termotivasi mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya sangat tertarik belajar menggunakan drone karena ini teknologi pertanian masa depan. Dengan drone, pekerjaan jadi lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal. Semoga ke depan kami bisa semakin mahir,” ungkap Adis dengan penuh semangat.
Kegiatan ini menjadi bukti, bahwa pembelajaran di SMK Muhammadiyah 5 Gresik terus berkembang mengikuti era digitalisasi pertanian. Melalui kerja sama dengan DUDI, siswa diharapkan memiliki keterampilan yang relevan, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha di bidang agribisnis modern. (har)
Kontributor:: Isnaini Titawati






