GRESIK (RadarJatim.id) – SD Negeri 94 Gresik memiliki cara unik yang dilakukan lewat pembiasaan kepada para siswanya. Pembiasaan itu berupa berdoa bersama di antara para pemeluk agama yang berbeda dalam waktu bersamaan, tiap Selasa pagi menjelang pembelajaran berlangsung.
Seperti terlihat pada Selasa (7/4/2026) pagi, para siswa yangt beragama Islam melafalkan doa-doa dalam salat di halaman sekolah. Mereka didampingi beberapa guru hingga pelaksanaannya berlangsung tertib penuh kekhusukan. Sementara yang beragama Nasrani, mereka berhimpun di kelas yang telah disiapkan untuk memanjatkan doa-doa khusus di bawah pendampinan guru Agama Kristen (Nasrani).
Tak heran, suasana sekolah di Desa Balongtunjung, Kecamatan Benjeng, Gresik ini pun kental dengan nuansa religius (spiritual) sekaligus kebinekaan sebagai bentuk kuatnya toleransi umat beragama. Di halaman sekolah, para siswa Muslim berdiri berjejer, melafalkan doa-doa salat dengan harmoni suara yang tertata.
Untuk maksud ini, estafet kepemimpinan diberikan kepada siswa kelas 5. Mereka berdiri di depan sebagai pemimpin doa, menunjukkan kedewasaan meski usia mereka masih belia. Di sisi mereka, salah satu guru, Fitria Dwi K, SPdI, mendampingi dengan penuh ketelatenan.
”Kegiatan ini merupakan program pembiasaan yang kami laksanakan setiap hari Selasa. Kami ingin nilai-nilai agama tidak hanya menjadi teori di buku, tapi menjadi nafas dalam keseharian mereka melalui praktik langsung yang rutin,” tutur Fitri.

Tak jauh dari keriuhan doa di lapangan, suasana tenang nan khidmat juga terasa di ruang kelas 1. Di sana para siswa pemeluk agama Kristen (Nasrani) berkumpul. Mereka dipandu langsung oleh Widhianti Astutik, guru Pendidikan Agama Kristen, untuk melantunkan puji-pujian dan doa penuh syukur.
“Ini merupakan program pembiasaan yang diterapkan sekolah di UPT SD Negeri 94 Gresik setiap hari Selasa. Kami ingin setiap murid merasa didukung dan difasilitasi dalam bertumbuh secara spiritual, tanpa ada yang merasa dikesampingkan,” tegas Widhi.
Pemandangan dua aktivitas ibadah yang berjalan beriringan ini memicu decak kagum. Salah satunya datang dari Rini, SPdSD. Ia memandang, bahwa apa yang terjadi di sekolah ini adalah cermin kecil dari indahnya keberagaman yang berlangsung di dunia pendidikan.
”Saya sangat senang melihat indahnya sebuah toleransi beragama di UPT SD Negeri 94 Gresik ini. Melihat anak-anak Muslim di lapangan dan anak-anak Kristen di kelas sama-sama tekun berdoa, rasanya sangat damai. Ini adalah bekal berharga bagi masa depan mereka,” ungkap Rini penuh haru.
Melalui program Selasa pagi ini, UPT SD Negeri 94 Gresik tidak hanya sedang mendidik calon cendekiawan, tetapi sekaligus membentuk pribadi yang rendah hati di hadapan Tuhan dan berjiwa besar dalam keberagaman. (sha)
Kontributor: Muhammad Syaifullah







