• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Cangkang Kerang Hijau Menumpuk Jadi Sampah di Campurejo, Gresik

by Radar Jatim
20 Maret 2023
in Ekonomi Bisnis, Ekosistem Lingkungan
0
Cangkang Kerang Hijau Menumpuk Jadi Sampah di Campurejo, Gresik

Tumpukan cangkang kerang hijau cuma jadi sampah di Campurejo. (M. Faik)

966
VIEWS

GRESIK (RadarJatim.id) — Masyarakat nelayan Dusun Sidorejo, Desa Campurejo, Kec. Panceng, Gresik, Jawa Timur, belum bisa memanfaatkan cangkang kerang hijau yang mestinnya bernilai ekonomis. Para nelayan hanya membuang begitu saja cangkang tersebut di beberapa tempat dan terkesan tak terurus dan jadi sampah.

“Kita mengambil dagingnya saja. Untuk cangkangnya, kita buang,” kata Kepala Dusun Sidorejo, Campurejo, Abdul Karim saat dikonfirmasi tumpukan cangkang hijau yang berserakan di beberapa tempat, Minggu (19/3/2023).

Menurut dia, sebelumnya sudah ada beberapa orang mengambilnya untuk kerajinan, tapi jumlahnya relatif kecil. Padahal volume cangkang hijau di Sidorejo berton-ton. “Tiap hari minim nelayan buang satu ton cangkang kerang hijau. Di sini volumenya besar sekali. Sayang tidak ada yang memanfaatkan,” kata Karim.

Kerang hijau di laut Sidorejo benar-benar memberikan berkah kepada masyarakat setempat. Ada tiga kelompok yang mendapatkan keberuntungan dari rezeki tersebut. Pertama, nelayan yang memiliki modal untuk membikin rumpon (sarang ikan-red). Kedua, nelayan yang memanen di rumpon di kedalaman laut dan ketiga, warga yang mencukil dagingnya.

“Bikin satu rumpon biayanya sekitar Rp 4 juta sampai Rp 5 juta.Upah orang yang memanen di rumpon sehari Rp 200.000 dan upah nyukil (misah daging dengan cangkang – red) Rp 4000 per kilogramnya. Jadi warga di sini kerja semua,” kata Karim.

Sementara harga jual kerang hijau berkisar antara Rp 12.000 per kilo saat panen raya dan Rp 30.000 per kilo ketika langka. Menurut Karim, kekayaan laut tersebut diambil tengkulak dari luar kota diantaranya dari Semarang Jawa Tengah. Menyinggung soal administrasi pembukuan, Karim mengungkapkan bahwa tradisi nelayan hampir semuanya sama, memilih jalan praktis jual ikan dapat uang kemudian uangnya dibelanjakan.

“Saya kira semua nelayan sama pak. Dapat ikan, dijual dapat uang kemudian untuk belanja,” katanya. (fai)

Tags: CampuerejoCangkanggresikKerang HijauNelayanSampah

Related Posts

Kabupaten Gresik Raih Penghargaan Madya UHC Awards 2026

Kabupaten Gresik Raih Penghargaan Madya UHC Awards 2026

by Radar Jatim
27 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) – Pemerintah Kabupaten...

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan Kunjungi Kampung Bandeng Pangkah Wetan Gresik

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan Kunjungi Kampung Bandeng Pangkah Wetan Gresik

by Radar Jatim
27 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Menteri Koordinator...

Raih Adiwiyata Mandiri, Siswa SMP Negeri 2 Sukodono Kampanyekan Bebas Dari Sampah Plastik dan Gerakan Bawa Tumbler  

Raih Adiwiyata Mandiri, Siswa SMP Negeri 2 Sukodono Kampanyekan Bebas Dari Sampah Plastik dan Gerakan Bawa Tumbler  

by Radar Jatim
15 Januari 2026
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- Usai ditetapkan...

Load More
Next Post
Jemput Ramadhan, Kades Dukuhsari Bagikan BLT DD Untuk Warga Tidak Mampu

Jemput Ramadhan, Kades Dukuhsari Bagikan BLT DD Untuk Warga Tidak Mampu

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In