SIDOARJO (RadarJatim.id) – Meskipun SMK Antartika 2 Sidoarjo yang mayoritas siswanya berorientasi langsung untuk kerja, namun pihak sekolah tetap memfasilitasi mereka yang ingin melanjutkan kuliah dengan pendampingan yang intensif dan melakukan pemetaan final menjelang pendaftaran.
Sehingga 85 siswanya berhasil diterima masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) ternama melalui Jalur SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) 2026. “Keberhasilan ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibanding tahun yang lalu,” jelas Waka Kesiswaan, Akhmad Munir, S.Pd MM pada (9/4/2026) pagi di sekolahnya.
“Disamping itu juga mengatur agar tidak terlalu banyak siswa memilih jurusan yang sama di kampus yang sama, karena peluang untuk diterima bersamaan dalam jumlah besar sangat kecil. Jadi jangan sampai anak-anak ini memilih jurusan yang sama ditempat yang sama pula,” katanya.
“Alhamdulillah mereka diterima diberbagai PTN ternama, mulai dari Unesa, Uinsa, Unair Surabaya, Univ Tronojoyo, PENS, PPNS, Polinema, Polije (Politeknik Negeri Jember), Unej, Univ Brawijaya dan Univ Negeri Malang,” terang Pak Munir_sapaan akrabnya.
Guru BK SMK Antartika 2 Sidoarjo Rastra Amirotul Haque, S.Psi juga menjelaskan kalau proses persiapannya dimulai dengan menentukan siswa-siswi yang masuk dalam kategori eligible. Setelah daftar siswa didapatkan, pihak sekolah melalui tim Bimbingan Konseling (BK) melakukan pemetaan.
Siswa diminta mengisi data mengenai universitas dan program studi yang mereka minati. Tim BK kemudian melakukan analisis terhadap pilihan tersebut dengan mempertimbangkan beberapa aspek.
Ia terangkan jangan ada persaingan internal, makanya kita atur agar tidak terlalu banyak siswa memilih jurusan yang sama di kampus yang sama, karena peluang untuk diterima bersamaan dalam jumlah besar sangat kecil. “Oleh karena itu, kami memberikan saran kepada siswa berdasarkan perbandingan nilai mereka dengan nilai pesaing dari sekolah yang sama. Termasuk juga mempertimbangkan sertifikat atau prestasi lain yang dimiliki siswa untuk meningkatkan peluang,” terangnya.

Sementara itu, Chelsilia Erfani Andika Putri kelas XII AK 1 yang diterima Ilmu Ekonomi Unair Surabaya, Debby Intan Putri kelas XII AK 1 Antropologi Unair Surabaya dan Zain Qadriyyah Al-Mutawakkil A. kelas XII PB 2 diterima Agribisnis Universitas Brawijaya Malang. Ketiganya mengaku tidak menyangka bisa diterima PTN.
Saya bangga, senang dan haru, karena tidak menyangka diterima melalui Jalur SNBP karena harus bersaing se Indonesia. “Begitu ada pengumuman diterima, saya sempat menangis haru bersama ayah dan ibu, sempat teriak hingga terdengar tetangga sebelah,” ungkap Chelsilia Erfani dengan riang gembira bersama Debby dan Zain.(mad)







