GRESIK (RadarJatim.id) – Kabupaten Gresik kembali mengukir sejarah di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang digelar di Kabupaten Jember. Kafilah Gresik berhasil meraih predikat juara umum dengan perolehan 132 poin, mengungguli Kabupaten Sidoarjo (113 poin) dan tuan rumah Jember (97 poin).
Raihan juara umum tahun ini mengulang tradisi panjang Gresik dalam ajang MTQ Jatim. Sebelumnya, Gresik meraih juara umum pada tahun 2013, 2015, dan 2017. Meski sempat turun ke posisi keempat pada tahun 2021 serta hanya mencatat prestasi perorangan pada tahun 2023, keberhasilan di Jember tahun ini membuktikan, bahwa pembinaan Qurani di Gresik kembali berbuah manis.
Dalam perhelatan yang diikuti 38 kabupaten/kota se-Jatim ini, Gresik tampil dengan kekuatan 85 orang yang terdiri atas 56 peserta utama, 12 pembina, 7 pendamping, dan 10 official. Mereka turun di berbagai cabang, mulai dari Tilawah, Hifzh, Tafsir, Fahm, Syarhil, Khath, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Quran.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Capaian ini merupakan bukti nyata, bahwa Kabupaten Gresik adalah gudang hafiz di Jatim.
“Alhamdulillah, kemenangan ini adalah buah dari kerja keras peserta, pembina, dan doa masyarakat Gresik. Juara umum ini bukan hanya soal piala, melainkan bukti, bahwa Gresik tetap menjadi gudang kafilah Qurani di Jawa Timur,” ujar Bupati Yani.
Bupati Yani menegaskan, prestasi ini akan menjadi dorongan bagi Pemkab Gresik untuk terus memperluas pembinaan Qur’ani sejak dini.
“Kami ingin generasi muda Gresik tumbuh dengan cinta Al-Qur’an dan siap berprestasi tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat nasional,” tegasnya.

Respon Official
Sementara itu, Ketua Official MTQ Kabupaten Gresik, Imam Chanafi, juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan ini.
“Kaberhasilan ini berkat kekompakan kita semua, mulai dari para kafilah, para pembina, para official, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik yang luar biasa. Dan tidak lupa, juga berkat doa seluruh masyarakat Gresik,” kata Imam Chanafi, Sabtu (20/9/2025).
Ia menambahkan, MTQ tahun ini persiapan dari para kafilah Gresik cukup matang, dengan waktu kurang lebih satu tahun.
“Gresik jadi juara umum dengan 132 poin, disusul peringkat dua Kabupaten Sidoarjo dengan 113 poin, dan ketiga Kabupaten Jember 97 poin,” ujar Ketua Komisi Ukhwah dan Hubungan Antar-Lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik ini.
Setelah ini, lanjut Imam Chanafi, pihaknya juga akan menyiapkan para juara untuk tampil di MTQ Nasional yang diagendakan dilaksanakan di Semarang. (sto)







