GRESIK (RadarJatim.id) — Melalui program yang konkret dan menyentuh kebutuhan masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik harus benar-benar hadir secara nyata untuk umat.
Penekanan tersebut disampaikan Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, dalam gelaran Ijtima Sanawi 2026, yang mengusung tema “Resolusi Trisula 2026: Pelayanan, Enterprising dan Academic Ecosystem”, di Aula Kantor MUI Kabupaten Gresik, Sabtu (14/2/2026).
Kiai Rofiq juga mengungkapkan rasa syukur, karena MUI Kabupaten Gresik kembali mampu mempertahankan prestasi sebagai MUI terbaik se-Jawa Timur.
“Kami berharap MUI Kabupaten Gresik bisa terus mengembangkan programnya. Meskipun sudah kita susun dalam rencana strategis, namun harus terus kita kembangkan setiap tahunnya. Maka dari, itu kita melaksanakan Ijtima Sanawi hari ini,” tandas Kiai Rofiq.
Ia menambahkan, seluruh program yang dirancang tidak boleh lepas dari fungsi utama MUI sebagai Khodimul Umat, Ri’ayatul Ummah, dan Shodiqul Hukumah.
“Sebagai Khodimul Umat, MUI harus menghadirkan program yang menyentuh masyarakat secara konkret, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun sosial kemasyarakatan lainnya. Dalam peran Ri’ayatul Ummah, MUI dituntut memberikan pedoman keagamaan yang jelas melalui fatwa, tausiyah, serta rekomendasi keagamaan,” kata Kiai Rofiq.
Sementara sebagai Shodiqul Hukumah, lanjut Kiai Rofiq, MUI harus terus bersinergi dengan pemerintah, khususnya dalam mendukung program-program strategis pemerintah.
“Apa pun program yang kita buat, jangan sampai melepas dari inti fungsi MUI, terutama sebagai khodimul umat maupun shodiqul hukumah,” ujar Kiai Rofiq.
Ijtima Sanawi 2026, juga dirangkaikan dengan pemberian Penghargaan Mitra Dakwah Kontributif kepada Baznas Kabupaten Gresik, Kopsyah MUI, Yayasan Nurul Hayat, PT Qowafil Travel & Tour Gresik dan PT Permata Zain.
Selain itu, penghargaan Komisi Produktif dan Inovatif diberikan kepada Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga; Komisi Seni, Budaya Islam dan Remaja; serta Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat.
Pada kesempatan tersebut turut dilakukan launching Jurnal Internasional J-CILES sebagai bagian dari penguatan academic ecosystem, serta penyerahan berbagai produk kelembagaan MUI Kabupaten Gresik selama tahun 2025. Di antaranya buku Aku Ingin Segera Menikah, buku Renstra, Panduan Kinerja, Profil MUI dan buku Kumpulan SOP.
Kegiatan ini juga dihadiri Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Gresik: KH Mashuri Abdurrahim, Habib Achmad Ismail, MPd, serta KH Nur Muhammad, yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan arah gerak MUI ke depan. (har)







