SURABAYA (RadarJatim.id) Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto kian membuktikan Indonesia memiliki kekuatan yang tak diragukan untuk bisa bersaing di dunia internasional. Prabowo memperkuat udara Indonesia dengan pesawat yang mampu menyaingi kekuatan militer global.
Pengamat Militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi, menegaskan kerja nyata yang dilakukan Prabowo tersebut memang berdampak besar pada alutsista Tanah Air. Diplomasi yang dilakukan Prabowo memberi dampak positif terhadap pertahanan Indonesia.
“Artinya kalau kita lihat dari situ ya memang harus diakui ini buah dari kegigihan Pak Prabowo dan Kemenhan dan jajaran Kemenhan,” kata Khairul, ketika dihubungi, Senin (28/8).
Tak hanya itu, Khairul juga mengatakan target dan juga strategi diplomasi yang dilakukan oleh Prabowo saat ini memang terbukti tercapai dan membuahkan hasil yang positif bagi dunia pertahanan dan keamanan Indonesia. Prabowo melakukan transformasi pertahanan udara dengan alutsista paling canggih.
“Itulah memang target salah satu target diplomasi pertahanan ya itu untuk bisa menjajaki pembelian alutsista dan kemudian memperlancar prosesnya sampai kemudian betul-betul kontraknya jadi,” imbuhnya.
Adapun belum lama ini, Prabowo baru saja meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Amerika Serikat terkait dengan pembelian pesawat tempur berjenis F-15EX sebanyak 24 buah. Penandatangan nota kesepahaman tersebut dilakukan antara Kemenhan RI dengan Boeing AS yang digelar di Boeing St. Louis, Missouri.
Seperti diketahui, pesawat tempur F-15EX merupakan versi paling baru dari pesawat F-15 yang pernah dibuat oleh Boeing. Pesawat ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya adalah sistem avionik yang canggih, fitur kontrol penerbangan digital fly-by-wire, sistem peperangan elektronika, kokpit kaca digital, serta sistem misi dan kemampuan lunak terkini.
Maka dari itu, dengan beragam keunggulan tersebut, F-15EX disebut sebagai salah satu pesawat tempur paling canggih di dunia saat ini. (RJ/RED)







