SIDOARJO (RadarJatim.id) — Upaya membekali perwakilan siswa SMP dan MTs se Sidoarjo agar lebih terampil berkarya hingga berwirausaha. Serta menumbuhkan kepercayaan dirinya saat bersaing.
MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Prakarya SMP Negeri se Sidoarjo, telah membekali para siswa berkarya, membuat lampu hias dari galon air yang sudah tidak dipakai.
Pembekalan tersebut mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr. Tirto Adi, M.Pd pada (14/2/2026) siang.
Dr. Tirto Adi menyampaikan selamat dan sukses kepada MGMP Prakarya SMP Sidoarjo yang hari ini bisa menggelar lomba membuat lampu hias, dengan bahan dasar botol bekas.
“Ini sungguh luar biasa, bisa membekali anak-anak lebih terampil. Jadi mata pelajaran itu tidak hanya akademik, tetapi non akademik juga penting, karena bisa membuat anak-anak lebih percaya diri, bisa bersaing dalam berkarya,” terangnya.
Menurut saya ini adalah satu ide yang kreatif untuk memberikan bekal kepada anak-anak, karena pendidikan itu adalah memberikan bekal kepada anak-anak, agar supaya anak-anak ketika nanti terjun ke masyarakat bisa lebih mandiri.
“Saya ucapan selamat MGMP Prakarya berhasil gelar lomba buat lampu hias, sungguh ide yang luar biasa. Semoga bisa menginsipirasi kepada teman-teman yang lainnya,” ucapnya.
Sementara itu, Pembina MGMP Prakarya SMP Negeri Sidoarjo Mar’atus Solicha, S.Pd M.Pd juga mengapresiasi kegiatan MGMP Prakarya, yang saat ini telah berhasil menggelar lomba pembuatan lampu hias dengan memanfaatkan bahan bekas.

Yakni dari botol atau galon air kemasan, yang dikreasikan oleh anak-anak, sehingga yang awalnya itu adalah limbah anorganik bisa menjadi produk yang bernilai jual tinggi.
“Kegiatan ini saya rasa positif sekali, karena itu tidak hanya pelajaran dari guru Mapelnya untuk teori, tetapi anak-anak juga diajari tentang kewirausahaan, sehingga anak-anak selalu lulus nanti sudah siap menjadi seorang wirausaha,” katanya.
“Alhamdulillah mereka bisa menghasilkan produk-produk yang bernilai jual tinggi,” ucap syukur Mar’atus Solicha.
“Saya berharap, kegiatan MGMP Prakaya tidak hanya menjadi praktik baik, tetapi sudah dibukukan dan itu Insya Allah akan menginspirasi semua orang,” harapnya.(mad)







