GRESIK (RadarJatim) — Peringatan Nuzulul Qur’an yang dipadu dengan khataman dan santunan yatim berlangsung seharian di pendopo Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (10/3/2026). Acara ini terselenggara berkat kolaborasi apik Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan Pemerintah Kecamatan Kebomas, yang di-support beberapa lembaga pengelola zakat di Kabupaten Gresik.
Beberapa lembaga pengelola zakat yang terlibat di antaranya, Badan Zakat Nasional (Baznas), YDSF, Nurul Hayat, Lazismu, juga Lazisnu. Hadir dan ikut menyerahkan santunan kepada 65 anak yatim, beberapa anggota DPRD Gresik asal Dapil I (Kebomas-Gresik).
Camat Kebomas, Tri Joko Efendi, berharap agar kegiatan baik dan berlangsung sejak dirinya menjadi camat di Kebomas ini bisa berlangsung terus.
“Ini kali ke-3 Ramadan saya menjadi camat di Kebomas dan santunan buat yatim di bulan Ramadan selalu bertambah jumlah anak yatim sebagai penerima dan juga bertambah donasi yang diberikan. Tahun ini uang yang terkumpul Rp 25 juta lebih dan kami bagi ke anak yatim yang hadir,” papar Tri Joko.
Lebih lanjut dia berharap tahun depan bisa bertambah jumlah penerima santunan dan bertambah pula donasinya. Hal itu agar penerima manfaat lebih banyak dan lebih merasa gembira menjelang dan saat hari raya Idulfitri.
Kegiatan sosial-religi itu dimulai dengan khataman oleh staf kecamatan dan para pengurus MUI Kebomas. Masing-masing dijatah membaca Al-Quran 1 juz.
Ketua MUI Kecamatan Kebomas, KH Muhsin Munhamir, yang ikut membuka khataman dan menutup khataman mengatakan, kegiatan mulia di bulan Ramadan ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Ia berharap, kegiatan ini ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.
“Ini adalah program kerja kami dan kami jalankan secara rutin. Dalam pelaksanaannya, kami menggandeng beberapa pihak, sehingga terlaksana kegiatan dengan baik. Hanya seminggu saja dalam mengumpulkan donasi dan kegiatan kami gelar di pendopovini,” Kiai Munhamir.
Kegiatan tersebut dilanjutkan ceramah agama menjelang berbuka puasa, buka puasa bersama, dan salat Isyak dan Teraweh berjamaah di pendopo kecamatan. Nampak hadir dalam kegiatan ini, di antaranya ketua NU, ketua Muhammadiyah, ketua Pemuda Muhammadiyah, ketua LDII Kecamatan Kebomas, para kepala desa/lurah di Kecamatan Kebomas, dan tokoh masyarakat, sertta tokoh agama. (har)







