BANYUWANGI (RadarJatim.id)–Terkait pelanggan PLN yang merasa kecewa karena tagihan listriknya dilunasi terlebih dahulu oleh PLN tanpa konfirmasi kepada pelanggan, Dwi Wahyu selaku Pimpinan PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) ULP (Unit Layanan Pelanggan) Rogojampi, menyatakan hal itu adalah miss komunikasi petugas di lapangan dengan pelanggan.
Menurut keterangan Dwi Wahyu kepada awak media pada Kamis 13 April 2023, dirinya telah melakukan konfirmasi kepada pelanggan berinisial M domisili Desa Rogojampi Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Serta telah meminta maaf atas ketidakpuasan dari pelanggan tersebut.
“PLN Rogojampi sudah konfirmasi dengan pelanggan yang bersangkutan dan hanya masalah miss komunikasi terkait pembayaran rekening pelanggan dengan petugas di lapangan,” kata Dwi Wahyu, Kamis (13/4/2023).
Sebagaimana diberitakan media ini pada 6 April 2023 yang lalu (baca: https://radarjatim.id/dilunasi-tanpa-konfirmasi-pelanggan-kecewa-dengan-pln-rogojampi/), pimpinan PLN yang berkantor di jalan Lugonto selatan Polsek Rogojampi ini menerangkan, bahwasanya pelanggan mengakui terlambat membayar listrik dikarenakan lupa, maka PLN akan senantiasa meningkatkan kualitas layanannya.
“Salah satunya PLN akan memberikan informasi secara masif terkait invoice tagihan baik secara offline oleh petugas ataupun via online melalui e-billing by PLN Mobile, WhatsApp, dan e-mail. Sehingga pelanggan tidak lupa dan dapat melakukan pembayaran listrik tepat waktu setiap bulannya,” terang Dwi.
Termasuk demi peningkatan kualitas pelayanan PLN kepada pelanggannya, pihaknya juga akan melakukan teguran kepada petugas PLN di lapangan yang bekerja tidak sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur).
“Untuk petugas PLN di lapangan yang salah dalam menjalankan tugas dan tidak sesuai SOP akan dilakukan CMC, teguran dan bahkan pemutusan kerja,” tegas Dwi.
Adapun terkait PPOB (Payment Point Online Banking) untuk pembayaran tagihan listrik, Dwi memberikan keterangan bahwa PLN tidak pernah mengatur pelanggan harus membayar di satu lokasi.
“Pelanggan bisa membayar listrik di mana saja di tempat pembayaran yang memudahkan pelanggan dalam membayar, dapat juga melalui PLN mobile, mobile banking dan lain-lain,” pungkasnya.
Sementara itu, pelanggan berinisial M membenarkan jika Dwi Wahyu selaku pimpinan PLN ULP Rogojampi telah melakukan konfirmasi kepada dirinya. Selain saling meminta maaf, M berharap agar tidak ada lagi oknum yang melunasi tagihan listrik tanpa konfirmasi kepada pelanggan terlebih dahulu. (HSN/RED)




