SIDOARJO (RadarJatim.id) — Mengawali momentum bulan suci dengan semangat transformasi diri, SMK Negeri 1 Sidoarjo sukses menyelenggarakan kegiatan Pondok Ramadan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Februari 2026, diikuti oleh semua murid muslim kelas X, XI, dan XII.
Mengusung tema besar “Ramadhan Berdampak: Membumikan Ibadah, Melangitkan Doa, dan Berbagi Kepada Sesama.” Tema ini diimplementasikan melalui tiga pilar utama kegiatan yang menyentuh aspek spiritual, sosial dan lingkungan.
Plt. Kepala SMKN 1 Sidoarjo Rahadi Supratikto menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi kegiatan tahun ini. Pondok Ramadan tahun ini mengusung semangat untuk mewujudkan Ramadan Berdampak. Artinya, kesalehan pribadi murid yang dilatih melalui ibadah harus membumi dalam bentuk kepedulian sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
“Saya ingin lulusan SMK Negeri 1 Sidoarjo tidak hanya terampil secara teknis, tapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang kuat,” inginya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pondok Ramadhan 2026 Mohammad Syaiful Anam menjelaskan teknis pelaksanaan pilar kegiatan. Kami membagi kegiatan menjadi tiga pilar, yaitu Spiritual, Care, dan Eco-Ramadhan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa ibadah itu luas. Menanam pohon atau membersihkan masjid (Eco-Ramadhan) memiliki nilai pahala yang mulia jika diniatkan untuk pengabdian. Alhamdulilah, antusiasme murid sangat luar biasa dalam mengikuti setiap sesi,” jelasnya.
Ia uraikan, pilar pertama, yaitu Spiritual – Mengetuk Pintu Langit. Suasana religius sangat kental terasa di lingkungan sekolah melalui serangkaian agenda. Yaitu Literasi Al-Qur’an yang meliputi Khataman Al-Qur’an massal, seni menulis Khat, serta uji Tahfidzul Qur’an. Habituasi Ibadah meliputi Pelaksanaan Salat Fardu, Salat Dhuha, hingga Salat Tarawih dan Witir berjamaah, serta Salat Jumat. Penguatan Karakter meliputi Kajian khusus keputrian yang membahas problematika remaja muslimah.
Pilar kedua, Ramadhan Care – Menebar Manfaat Nyata. Murid diajak menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi nyata. Yaitu pengumpulan zakat fitrah dan santunan kepada murid yatim, piatu, dan dhuafa. Aksi Lapangan melalui kegiatan takjil on the road dan bakti sosial untuk warga sekitar. Membangun kebersamaan dengan Gala Ifthar (buka puasa bersama) seluruh warga sekolah.
Pilar ketiga, Eco-Ramadan – Ibadah Menjaga Alam. Inovasi tahun ini adalah mengintegrasikan nilai agama dengan kelestarian lingkungan. Yaitu, penanaman tanaman obat keluarga (toga) dan penghijauan area sekolah. Sanitasi, gerakan bersih masjid dan lingkungan sekolah secara gotong royong. Sustainability, kampanye sekolah bebas sampah plastik dan optimalisasi bank sampah untuk mengelola limbah selama kegiatan.
“Melalui sinergi ketiga pilar ini, SMK Negeri 1 Sidoarjo berharap para murid dapat membawa pulang perubahan positif yang berkelanjutan, bahkan setelah bulan Ramadan usai,” harapnya.(mad)







