• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Rabu, 21 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Surabaya Kencangkan Swab Hunter dan Layanan Puskesmas 24 Jam

by Radar Jatim
7 Februari 2022
in Kesehatan
0
Surabaya Kencangkan Swab Hunter dan Layanan Puskesmas 24 Jam

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (baju putih) saat memberikan arahan dalam menghadapi kemungkinan lonjakan Covid-19. (Foto: Phaksy)

103
VIEWS

SURABAYA (RadarJatim.id) — Menghadapi lonjakan virus Covid-19 dan varian baru Omicron, Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya menggalakkan kembali swab hunter, swab massal, testing, tracing dan treatment (3T) secara masif. Selain itu, Pemkot Surabaya juga membuka layanan Puskesmas selama 24 jam per hari.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta jajarannya mengintensifkan swab massal, swab hunter dan 3T. Hal itu dilakukan agar pasien yang terpapar Covid-19 dapat diketahui dan cepat tertangani.

“Kencangkan lagi swab hunter dan 3T, kita akan lebih tahu kluster-klusternya, minimal tracing itu 1:20. Jangan sampai menjadi bom waktu seperti varian Delta di tahun 2021,” kata Wali Kota Eri, Senin (7/2/2022).

Selain itu, pihaknya juga memperpanjang pelayanan di Puskesmas selama 24 jam non stop setiap hari. Seperti di tahun 2021, ia ingin pasien yang ada di tingkat kelurahan dan kecamatan cepat teratasi setelah dinyatakan positif atau reaktif Covid-19.

“Hari ini kita buka pelayanan dan pemeriksaan di puskesmas 24 jam. Setelah dinyatakan positif, bisa langsung dibawa ke isoter HAH atau RSLT untuk dirawat,” ujar Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menegaskan kembali, pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Bukan hanya itu, jika ada warga Surabaya yang terkonfirmasi positif Covid-19, diharapkan segera melapor ke puskesmas terdekat atau datang ke isoter yang disediakan oleh Pemkot Surabaya. Saat disinggung soal kekuatan tenaga kesehatan (nakes) di Surabaya, ia memastikan aman dan tercukupi.

“Tolong, bagi yang bergejala ringan jangan ke RS, kami sudah imbau kemarin. Kecuali, kalau sudah parah dan menengah, baru langsung ke RS. Masalahnya itu bisa menambah kapasitas bed di RS. Yang kedua, kasihan dengan pasien lainnya yang benar-benar butuh pelayanan serius. Insya Allah, nakes kita aman, memang sebagian ada yang kami kerahkan untuk vaksinasi,” tegasnya. (psy)

Tags: Pemkot SurabayaPuskesmas Nons Stopsurabayaswab hunter

Related Posts

Tahanan Kasus Demo Agustus 2025 Meninggal di Rutan Medaeng Sidoarjo Karena Sakit, Punya Riwayat Kejang Sejak Kecil

Tahanan Kasus Demo Agustus 2025 Meninggal di Rutan Medaeng Sidoarjo Karena Sakit, Punya Riwayat Kejang Sejak Kecil

by Radar Jatim
31 Desember 2025
0

DUKA: Terdakwa kasus demonstrasi meninggal...

Lautan Bercerita, Pameran Tunggal ke-7 Ariel Ramadhan di Surabaya

Lautan Bercerita, Pameran Tunggal ke-7 Ariel Ramadhan di Surabaya

by Radar Jatim
21 Desember 2025
0

SURABAYA (RadarJatim.id) - Bertajuk “Lautan...

Komisi A DPRD Surabaya Minta Pemkot Tindak Tegas Pegawai yang Melanggar

Komisi A DPRD Surabaya Minta Pemkot Tindak Tegas Pegawai yang Melanggar

by Radar Jatim
2 Desember 2025
0

SURABAYA (RadarJatim.id) Komisi A DPRD...

Load More
Next Post
Bupati Muhdlor Akan Terus Evaluasi Kinerja OPD yang Lemot

Bupati Muhdlor Akan Terus Evaluasi Kinerja OPD yang Lemot

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In